Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Penjabat Gubernur Papua Geram Ospek di BEM Fisip Uncen Gunakan Atribut Papua Merdeka - Teritorial.Com
Daerah

Penjabat Gubernur Papua Geram Ospek di BEM Fisip Uncen Gunakan Atribut Papua Merdeka

Papua, Teritorial.Com – Ada yang tak lazim saat Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di kampus Universitas Cendrawasih.

Dalam Ospek khususnya yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP di Universitas Cendrawasih, panitia meminta mahasiswa menggunakan simbol-simbol Perjuangan Papua Merdeka.

Bahkan mereka membuat lagu tentang Papua Merdeka perlawanan terhadap NKRI.Penjabat Gubernur Papua Soedarmo mengaku kesal dengan Ospek BEM FISIP tersebut. Ia menilai. kegiatan sudah di luar aturan, dengan mewajibkan penggunaan atribut maupun simbol Papua Merdeka.

Soedarmo yang juga menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut bahkan menilai, tindakan BEM FISIP Uncen sebagai sebuah penyimpangan.

“Makanya, sebelumnya sudah saya minta dilakukan pemeriksaan oleh polisi. Tetapi, informasinya masih juga dilakukan hari ini,” paparnya.

Soedarmo beranggapan, peristiwa ini perlu disikapi aparat kepolisian dengan melakukan penyelidikan.

“Yang pasti, soal kegiatan yang menyimpang di kampus seperti ini, memang perlu ada penyidikan dan menjadi kewenangan Polda,” ungkapnya di Jayapura, di tulis, Kamis,(16/8/2018).

“Saya sudah minta untuk lakukan penindakan dengan harapan bisa segera ada hasil dan penindakan agar kejadian serupa tak terjadi di masa mendatang,” tambahnya.

Dari hasil laporan yang di terimanya, dari 22 poin persyaratan perlengkapan yang harus disediakan mahasiswa baru FISIP Uncen, tiga di antaranya diwajibkan BEM setempat.

Seperti mengenakan gelang Papua Merdeka di tangan kiri. Selanjutnya, papan nama ukuran 30×20 yang bertuliskan nama mahasiswa dan kata referendum yang digantung di leher.

“Yang pasti terkait masalah ini kita sudah koordinasikan dengan rektornya. Tentunya untuk tertibkan kegiatan ospek itu. Sebab dari informasi memang kegiatan yang tidak sesuai dengan rundown acaranya,” imbuh dia.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr