Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Kampung Petobo yang ‘Tertelan Bumi’ saat Gempa Palu - Teritorial.Com
Daerah

Kampung Petobo yang ‘Tertelan Bumi’ saat Gempa Palu

Palu , Teritorial.Com – Gempa di Palu, Sulawesi Tengah, dikabarkan ‘menelan’ satu permukiman. Pihak Koramil Parigi Moutong menyatakan satu kampung menjadi korban dan banyak yang mengungsi.

“Kampung Petobo, pada saat gempa, ambruk itu tertelan bumi. Kebetulan dari sana yang sudah mengungsi ada yang ke arah Parigi,” ujar Danramil Parigi Moutong (Parimo) Kapten Cpl Mapeda saat seperti dikutip dari detikcom, Senin (1/10/2018).

Sejumlah warga yang selamat dari Perkampungan Petobo, disebut Mapeda, mengungsi ke sejumlah wilayah, termasuk ke Parimo. Mereka mencari tempat berlindung ke daerah yang lebih tinggi.

Ada yang ngungsi di atas gunung ke Poso. Ada juga yang punya kerabat di Makassar mereka dibawa ke sana, pokoknya mereka menjauh saja,” sebut Mapeda.

Dari informasi yang didapat Mapeda dari warga Petobo, perkampungan itu disebut menghilang. Petobo, menurutnya, menjadi satu permukiman yang paling parah terdampak gempa.

“Rumah tenggelam sampai 8 meter. Ada yang 5 meter. Jadi semacam tanah disulap, rumah hilang. Padahal itu perkampungan, jadi tertelan tanah,” ucapnya.

“Korban (meninggal) terakhir itu kan informasi terakhir 832 orang, tapi itu kan baru yang teridentifikasi. Yang belum ditemukan dan hilang masih banyak, termasuk Petobo yang paling banyak,” tambah Mapeda.

Berdasarkan kabar yang beredar, Petobo termasuk wilayah yang belum banyak mendapat bantuan. Evakuasi juga belum semasif di Palu kota.

“Mungkin bantuan ke Sulteng sangat banyak, tapi dari luar yang diketahui (pusat kota) Palu,” sebut Mapeda.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr