Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
NASA Prediksi Pulau Misterius Muncul di Laut Indonesia - Teritorial.Com
Dunia

NASA Prediksi Pulau Misterius Muncul di Laut Indonesia

Fonuafo, Teritorial.Com – Isu mengenai pulau misterius yang tiba-tiba muncul di Samudara Pasifik yakni Hunga Tonga, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), sebut bahwa pulau tersebut kemungkinan besar juga akan muncul di perairan Laut Indonesia. Hal tersebut disebabkan wilayah Nusantara merupakan salah satu jalur zona Ring of Fire.

Pulau Hungga Tonga ini terbentuk akibat vulkanik Gunung berapi laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai, pulau ini muncul dalam 150 tahun terakhir, dan NASA telah berusaha mengungkap pulau misteri sejak muncul dari laut pada tahun 2015. Sebagian besar penelitian melibatkan pengambilan bidikan dari satelit atau pesawat terbang, tetapi petugas ruang angkasa baru-baru ini mendapat kesempatan langka untuk menjelajahi Pulau Hunga Tonga dengan berjalan kaki

“Kami semua seperti anak-anak sekolah yang pusing,” kata ilmuwan Dan Slayback dari Goddard Space Flight Center NASA kepada blog Earth Expeditions. “Sebagian besar pulau ini adalah kerikil hitam ini, aku tidak akan menyebutnya pasir, kerikil seukuran kacang polong dan karena panas kita harus memakai sandal sehingga cukup menyakitkan,”seperti dilansir The Sun, Selasa (5/2/2019).

Para ilmuwan NASA memperingatkan tahun lalu tentang supervolcano bawah laut yang mengancam akan meledakkan dan membunuh 100 juta orang setelah mereka menemukan kubah lava selebar enam mil di dekat Jepang. Dan perlu dicatat Anak Gunung Krakatau yang erupsi akhir tahun 2018 lalu adalah berada di zona cincin api, yang suka atau tidak Indonesia adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi, letusan gunung berapi dan Tsunami yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik.

Alasan NASA cukup beralasan pasalnya ketika Ibu Gunung Krakatau meletus di tahun 1883, hasilnya adalah suatu cekungan kaldera berdiameter 7 km dengan kedalaman 250 meter di Pulau Rakata dan karena kemunculan pulau aneh dalam bentuk gunung yang terus tumbuh dan membesar yang dinamakan sebagai Anak Krakatau.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak