Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Merasa Dilecehkan karena Diberi Rp1.000, Peminta Sumbangang Marah - Teritorial.Com
Daerah

Merasa Dilecehkan karena Diberi Rp1.000, Peminta Sumbangang Marah

Aceh Utara, Teritorial.com – Sejak Sabtu (5/11/2019), telah viral sebuah video berdurasi satu menit 36 detik yang memperlihatkan sejumlah pria yang tampak marah-marah dan membentak dua orang kasir di sebuah swalayan.

Dilansir dari Kompas.com, kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara.        Di dalam video tersebut, sejumlah oknum pengurus masjid marah karena diberi uang sumbangan Rp1.000 oleh karyawan Indomaret.

“Seribu kalian kasih sedekah, bukan untuk kami. Pedagang sayur ya, itu Rp100.000 kasih” kata seorang pria berbaju putih yang identitasnya masih belum diketahui.

Video tersebut kini telah beredar di grup whatsapp dan sejumlah media sosial lainnya seperti facebook, twitter, dan Instagram. Netizen turut memberikan komentar yang umumnya menyesalkan tindakan dari peminta sumbangan tersebut.

Iptu Sudiya Karya, Kapolsek Matangkuli, Aceh Utara, membenarkan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di wilayahnya.

“Iya, benar itu ada kejadiannya. Sampai hari ini kita belum menerima laporan resmi dari karyawan Indomaret itu. Mereka, katanya masing menunggu manajernya dari Medan, Sumatera Utara. Kalau mereka lapor, tentu kita tetap terima,” ujar Iptu.

Para peminta sumbangan tersebut mengklaim bahwa bantuan yang mereka kumpulkan ditujukan untuk membantu umat Muslim di Palestina. Namun Iptu menyayangkan cara yang ditempuh dinilai membuat banyak orang kurang simpatik.

“Kami sudah duduk bersama pengurus masjid, camat, dan tokoh masyarakat. Prinsipnya tokoh masyarakat ingin masalah ini damai. Hari ini saya masih menunggu laporan resmi dari manajemen Indomaret. Tentu begitu laporan masuk segera kita selidiki dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang ada,” jelas Iptu.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr