Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Brigjen Laura Yeager, Wanita Pertama yang Pimpin Divisi Infanteri Angkatan Darat AS - Teritorial.Com
Dunia

Brigjen Laura Yeager, Wanita Pertama yang Pimpin Divisi Infanteri Angkatan Darat AS

Los Alamitos, Teritorial.Com – Brigadir Jenderal Laura Yeager, yang memimpin pasukan helikopter Black Hawk di Irak, akan menjadi wanita pertama yang memimpin Divisi Infanteri Angkatan Darat Amerika Serikat (AS). Yeager akan mengambil alih komando Divisi Infanteri 40 Garda Nasional California dalam upacara akhir bulan ini di Pangkalan Pelatihan Pasukan Gabungan, Los Alamitos.

“Saya pikir ini adalah waktu yang menyenangkan berada di Garda Nasional California,” ujar Letnan Kolonel Jonathan Shiroma kepada USA Today. “Dia (Yeager)  telah menjadi komandan batalion, komandan brigade dan sekarang menjadi komandan divisi. Dia telah mendapatkannya”, tambah Shiroma.

Yeager menggantikan posisi Mayjen Mark Malanka, dan akan memimpin pasukan yang terdiri lebih dari 10.000 prajurit.

Mengutip USA Today, Yeager memulai karir militernya secara aktif pada tahun 1986 setelah menerima  penugasan sebagai Letnan Dua dari Korps Pelatihan Petugas Cadangan di Universitas Negeri California, Long Beach. Dia  menyelesaikan pelatihan helikopter militer pada tahun 1989 dan kemudian bertugas sebagai pilot evakuasi aeromoedis helikopter Black Hawk UH-60.

Pasca kelahiran putra pertamanya, Yeager kemudian melanjutkan karir militernya delapan tahun kemudian di Garda Nasional Angkatan Darat AS di California

Pada tahun 2011, Yeager ditugaskan ke Irak sebagai Wakil Komandan Brigade Penerbangan Tempur 40. Selanjutnya, Yeager dipromosikan sebagai Brigadir Jenderal tiga tahun yang lalu dan mencetak sejarah setahun kemudian dengan menjadi wanita pertama yang ditugaskan untuk memimpin pasukan gabungan utara dengan Komando Utara di Fort Bliss, Texas.

Yeager, yang merupakan anak seorang pensiunan Jenderal mengatakan bahwa dia memutuskan bergabung ke militer untuk membiayai kuliahnya.

“Saya mendekati poster perekrutan tersebut dan mengatakan bahwa saya bisa melakukannya”, ujar Yeager. “Saya pikir, ayah saya bahkan lebih terkejut daripada orang lain ketika tahu saya bergabung dengan militer”, tambah Yeager

Divisi Infanteri 40 memiliki sejarah panjang. Didirikan pada tahun 1917, para prajuritnya telah berperang di Perang Dunia I, Perang Dunia II, dan Perang Korea. Yang terbaru, para prajurit dari divisi ini telah ditugaskan ke Kosovo, Afghanistan, Irak, dan sejumlah lokasi lainnya di dunia. Pada bulan Maret, divisi kembali ke markas di AS setelah sukses menyelesaikan misi pelatihan dan pendampingan di Afghanistan.

Sekarang, jabatan pimpinan berada di tangan Yeager.

“Dia adalah seorang  pemimpin yang luar biasa, dan banyak dari para rekan prajurit yang bekerja dengannya di masa lalu juga berharap dapat bekerja dengannya lagi,” ujar Shiroma

Pram

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak