Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Revisi UU KPK Berpotensi Peringkat Kemudahan Bisnis Indonesia Melorot - Teritorial.Com
Ekonomi

Revisi UU KPK Berpotensi Peringkat Kemudahan Bisnis Indonesia Melorot

JAKARTA, Teritorial.com – Peneliti Senior INDEF Enny Sri Hartarti menilai revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) berpotensi membuat peringkat kemudahan berbisnis (Ease of Doing Business/EODB) Indonesia melorot.

Enny menjelaskan revisi UU KPK akan memberi ruang permainan kekuasaan besar dalam ketidakpastian perizinan yang akan menghambat investasi untuk masuk ke Indonesia

“Karena ada ruang permainan kekuasaan, pemegang kekuasaan yang menentukan perizinan jadi berpotensi abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan). Itu sangat besar,” ujar Enny, Rabu (18/9).

Menurut dia, tindakan KPK selama ini dalam melakukan penyadapan terhadap pejabat publik mengurangi peluang mereka dalam mempermainkan kekuasaannya.

“Nah kalo kewenangan ini kemudian oleh publik dinilai terjadi pelemahan, maka ini yang kami khawatirkan akan menyurutkan minat investor,” jelas Enny.

Lebih lanjut ia menuturkan para investor akan melihat semakin tidak ada kepastian hukum, yang kemudian menjadi penyebab surutnya minat investor terhadap indonesia.

Peningkatan kemudahan berusaha di Indonesia sendiri dalam kurun waktu 10 terakhir meningkat signifikan dari angka 129 pada 2009 hingga kini berada pada angka 73 atau naik satu angka dibanding tahun sebelumnya.

Terakhir kali, Indonesia mengalami penurunan pada peringkat EODB pada 2014, yaitu pada peringkat 120 setelah tahun sebelumnya berada pada tingkat 116.

Ridwan Pribadi

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait