Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Rusia Hanya Butuh Senjata untuk Menenggelamkan Kapal-kapal Induk yang Menyerang Negaranya - Teritorial.Com
Dunia

Rusia Hanya Butuh Senjata untuk Menenggelamkan Kapal-kapal Induk yang Menyerang Negaranya

MOSKOW, Teritorial.com – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu tidak ambil pusing dengan banyaknya kapal induk yang dimiliki Amerika Serikat (AS). Menurutnya, yang dikejar Moskow adalah senjata untuk menenggelamkan kapal-kapal induk yang menyerang Rusia.

Shoigu juga merasa tidak masalah dengan anggaran militer Amerika yang jauh melebihi Rusia, karena militer Moskow hadir untuk membela negara, bukan untuk menyerang negara lain.

“AS menghabiskan banyak uang untuk kontraktor militer swasta, pada kapal induk. Nah, apakah Rusia benar-benar membutuhkan lima hingga sepuluh kelompok tempur kapal induk, mengingat kami tidak berniat menyerang siapa pun?,” kata Menteri Shoigu kepada surat kabar Rusia.

“Kita membutuhkan cara yang bisa kita gunakan untuk melawan kelompok tempur kapal induk musuh jika negara kita diserang. Itu jauh lebih murah dan lebih efisien,” katanya lagi, seperti dikutip Russia Today, Minggu (22/9/2019).

Anggaran militer Rusia sejatinya mengalami kenaikan beberapa tahun yang lalu untuk program persenjataan besar-besaran, tetapi telah dibatalkan dalam beberapa tahun terakhir.

Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperkirakan Rusia sebagai pembelanja pertahanan keenam terbesar di dunia pada 2018, di belakang AS, China, Arab Saudi, India, dan Prancis. Sementara itu, Pentagon diguyur dengan uang di bawah pemerintahan Donald Trump, dan mengerdilkan anggaran militer negara-negara lain.

Shoigu mengatakan bahwa rekan-rekannya dari Rusia tidak punya alasan untuk khawatir, karena uang pembayar pajak dihabiskan dengan baik.

Menteri pertahanan itu juga mengkritik Washington karena kebiasaannya membenarkan intervensi militernya di seluruh dunia atas kepentingan orang-orang yang tinggal di negara-negara yang menjadi sasarannya.

“Di negara mana mereka pergi ‘membawa demokrasi’, apakah demokrasi berkembang? Apakah itu Irak, Afghanistan, atau Suriah?,” kritik Shoigu. “Dan orang tentu bisa melupakan kedaulatan dan kemerdekaan setelah keterlibatan Amerika,” ujarnya.

Ridwan Pribadi

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak