Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Polisi Jelaskan Kronologi Ledakan Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan - Teritorial.Com
Daerah

Polisi Jelaskan Kronologi Ledakan Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan

Medan, Teritorial.Com – Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan menjelaskan kronologi ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara. Peristiwa ledakan terjadi pukul 08.45 WIB itu menewaskan satu orang yang diduga pelaku serta menyebabkan enam orang lainnya luka ringan.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Tatan Dirsan menceritakan pelaku telah berada di Mapolres Medan beberapa menit sebelum ledakan terjadi. Pelaku sudah berkeliaran di luar Mapolrestabes Medan sekitar pukul 08.20 WIB. Saat itu, menurut Tatan, terduga pelaku menggunakan sebo atau penutup wajah dan jaket.

Seorang anggota polisi sempat menegur pelaku karena gerak-gerik yang mencurigakan. Sebab, selain menutup wajahnya dengan sebo dan mengenakan jaket, pelaku juga membawa tas ransel. Pelaku juga terlihat berdiri sendirian di depan Mapolrestabes Medan.

“Oleh anggota diminta tolong dibuka jaket, tas. Saat diperiksa tasnya hanya berisi buku. Kemudian sebonya dibuka dan sempat terjatuh dan kemudian diambil lagi. Digeledah tidak ada benda mencurigakan,” ujar Tatan seperti yang dikutip dari CNNIndonesia TV.

Pelaku sempat mengaku hendak membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Setelah itu, anggota tersebut berganti karena hendak persiapan serah terima pergantian petugas piket.

Tak berselang lama, petugas membuka gerbang karena warga yang mengantre pembuatan SKCK sudah banyak. Pelaku pun masuk bersama warga lainnya.

Saat pelaku menuju gedung tempat pembuatan SKCK, petugas yang pertama menegur kembali menegur pelaku dan meminta agar jaketnya dibuka. Pelaku tak menggubris untuk membuka jaket dan berbaur dengan masyarakat.

“Sempat berbaur dengan masyarakat yang ingin membuat SKCK,” imbuh Tatan.

Tak berselang lama, pelaku kemudian bergegas berjalan ke arah sejumlah anggota polisi yang baru saja selesai melakukan apel. Saat itulah bom meledak di halaman parkir.

Pelaku tewas di tempat. Sementara enam anggota polisi mengalami luka ringan akibat ledakan tersebut.

“Ada yang kena di tangan, di pipi. Sekarang dirawat di RS Brimob,” ujar Tatan.

Tatan mengatakan serpihan bom mencapai sekitar 10 meter. Dia belum mau menyatakan jenis bom tersebut low explosive atau bukan. Sejauh ini tim masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.

Yuli Ari Sulistyani

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr