Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Belum Genap Sepekan, Terbukti Tol Layang Japek Rawan Insiden Pecah Ban - Teritorial.Com
Daerah

Belum Genap Sepekan, Terbukti Tol Layang Japek Rawan Insiden Pecah Ban

Jakarta, Teritorial.Com – Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek sepanjang 38 kilometer telah dibuka untuk umum sejak hari Minggu lalu (15/12). Selama tiga hari dibuka, berbagai gangguan kendaraan yang terjadi di ruas jalan tol layang yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember lalu.

PT Jasa Marga Tbk mencatat berbagai gangguan kendaraan tersebut. Antara lain mobil mogok akibat mesin sebanyak 17 kali, pecah ban 13 kali, kehabisan BBM delapan kali. Tetapi, gangguan ini disebut cenderung menurun setiap hari selama tiga hari berturut-turut sejak dibuka.

Direktur Operasional PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur mengatakan, jalan tol tersebut belum ada rest area atau parking bay. Karena itu, pihaknya meminta kendaraan yang melintas di atas betul-betul prima supaya tidak mengalami gangguan.

“Kami menyiapkan empat mobil derek yang stanby membantu kendaraan mengalami gangguan. Dua mobil ada di pintu masuk di kilometer 48 mengarah ke Jakarta dan dua lagi berada di kilometer 10 mengarah ke Cikampek wilayah Cikunir,” katanya di Bekasi, Kamis (19/12).

Selain itu, kata dia, ada mobil ambulans, tiga unit kendaraan PJR (patroli jalan raya) dari Korlantas Polri dan satu unit rescue. Selain itu, kata dia, pihaknya menyiapkan tiga zona penanganan ketika terjadi emergency. Ketiga zona tersebut berada di ruas Cikunir-Bekasi Barat, Bekasi Barat-Cikarang Timur, dan Cikarang Timur-Karawang Barat.

Ia menambahkan, gangguan pecah ban tidak berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember lalu. Hasil pengecekan, kata dia, kendaraan pecah ban karena kondisi ban sudah tipis. “Kalau sudah tipis timbulnya panas, karena itu bagi pengguna jalan yang bannya tipis sebaiknya tidak memakai atas, karena akan panas dan pecah,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan hasil pengamatannya pada ruas tol baru tersebut terdapat 4 mobil pecah ban dan 1 mobil kehabisan BBM di atas jalan layang Jakarta-Cikampek (Japek). “Hasil kinerja hari minggu kemarin ternyata ada 4 mobil yang bannya pecah, 1 mobil yang kehabisan BBM. Ini potensi saat tahun baru mungkin lebih banyak,” paparnya, Kamis (19/12/2019).

 

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr