Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Pantai Kerikil Pampangan OKI Mendadak Ramai, Hanya Hamparan Rawa yang Biasanya Sepi, Kini jadi Favorit Wisata - Teritorial.Com
Healing

Pantai Kerikil Pampangan OKI Mendadak Ramai, Hanya Hamparan Rawa yang Biasanya Sepi, Kini jadi Favorit Wisata

Ogan Komering Ilir, Teritorial.com – Pantai kerikil yang terletak di Desa Sepang, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, kini sedang viral di media sosial.

Pantai ini menjadi viral karena ramai pengunjung mendadak. Padahal biasanya pantai ini sepi karena akses menuju ke lokasi hanya jalan setapak.

Beredar gambar masyarakat sedang mengantre menuju lokasi itu, karena akses menuju kesana melewati jalan setapak saja. Sehingga jelas menjadi lambat.

Kini Pantai Kerikil tampaknya menjadi objek wisata favorit yang baru di OKI. Masyarakat yang penasaran ikut berbondong-bondong menuju lokasi hingga rela mengantre.

Mereka melihat landscape atau bentangan rawa yang luas sejauh mata memandang.

Salah satu warga Desa Sepang OKI, Indra menjelaskan, lokasi itu disebut Pantai Kerikil karena memang ada kerikilnya. Sebenarnya lokasi itu adalah hamparan rawa-rawa atau lebak tempat keseharian kerbau mandi.

Lanjutnya, hamparan lebak itu memang sangat luas sejauh mata memandang. Awalnya lokasi itu sering dijadikan muda mudi untuk bersantai atau pacaran, lalu sering foto-foto.

Rupanya, foto-fotonya viral di media sosial dengan memperlihatkan pemandangan lebak yang cukup indah. Sehingga membuat masyarakat penasaran untuk kesana.

Akhirnya, lokasi lebak tempat kerbau bermain-main menjadi ramai setiap harinya. Khususnya sore hari dijadikan tempat spot berfoto selfie.

“Kalau keberadaan pantai kerikil ini sudah dari sebulan lalu sering ramai orang kesana. Tapi kalau baru bulan ini yang sangat ramai dan viral,” jelasnya, kepada SUMEKS.CO, Senin 23 Januari 2023.

Diceritakan Indra, karena viral lokasi jadi bukan hanya warga Desa Sepang saja yang kesana melainkan masyarakat Desa Kecamatan lainnya juga.

Masih kata dia, karena terus ramai masyarakat yang datang, sehingga oleh warga setempat untuk masuk ke lokasi bagi pengunjung harus membayar Rp2.000 per orang.

Kemudian, warga juga menyediakan speed boat dan perahu getek bagi pengunjung yang ingin naik berkeliling pantai kerikil. Untuk tarifnya 1 orang sebesar Rp 5.000 untuk naik perahu ketek dengan kapasitas penumpang sebanyak 5 orang.

Lalu untuk sewa speed boat sebesar Rp100.000 dengan kapasitas penumpang sebanyak 7 orang. Saat ini warga menyiapkan sebanyak 10 perahu ketek dan 1 unit speed boat.

“Selain berkeliling menyusuri rawa dengan perahu dan speed boat, pengunjung juga bisa bermain air karena rawanya dangkal dan ada kerikil termasuk berfoto dengan suasana rawa,” ungkapnya.

Diterangkan Indra, karena terus ramai pengunjung terutama Sabtu dan Minggu, sehingga lokasi disana banyak warga yang berjualan makanan dan minuman. Jadi menambah pendapatan warga setempat.

“Rawa lebak Sepang ini pengunjung juga bisa melihat puluhan kerbau disana. Kami warga senang karena lokasi rawa ini rami bisa berdagang,” ujarnya.

Dia menambahkan, di sekitarnya karena merupakan tempat keseharian kerbau jadi masih ada bangsa atau landing kandang kerbau. Sangat berharap lokasi pantai kerikil bisa dikelola oleh pemerintah.

Sehingga dengan begitu menjadi objek wisata Desa untuk dikunjungi. Jadi membuat Desa menjadi ramai dan menambah pendapatan masyarakat Desa dengan cara berdagang dan lainnya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Healing

Dikukuhkan Sebagai ‘Ibu Raksa Tri Anggana Tantri’, Ini Pesan Istri Panglima

Jakarta, Teritorial.Com – Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu
Healing

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang ‘Jatuh’ karena Lisan

Jakarta, Teritorial.com – Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema ‘Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat’ saat salat Idul Fitri 2018 di