Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Diduga Gunakan Tema Genosida Palestina, Netizen Serukan Boikot Zara - Teritorial.Com
Ekonomi

Diduga Gunakan Tema Genosida Palestina, Netizen Serukan Boikot Zara

Jakarta, Teritorial.com – Zara tuai kecaman karena campaign koleksi terbaru mereka diduga bertema genosida di Palestina. Netizen dari berbagai dunia memenuhi kolom komentar postingan yang diduga sindir pembantaian di Palestina menyerukan boikot dan cancel Zara.

Namun, postingan Zara yang kontroversial tersebut sudah tidak ditemukan di feed akun Instagram official mereka.

Semenjak isu genosida Palestina yang dilakukan Israel secara brutal tidak kunjung reda, netizen menyerukan protes dan boikot massal berbagai produk yang berafiliasi dengan zionis. Zara menjadi salah satu brand fashion ternama yang gencar diserang isu boikot setelah dugaan dukungan mereka kepada Israel.

Dalam perilisan koleksi terbaru bertema Zara Atelier, Zara mengunggah beberapa postingan yang mempromosikan koleksi mereka. Zara Atelier merupakan koleksi jaket terbaru Zara yang menggandeng Kristen McMenamy, sebagai modelnya.

Koleksi jaket Zara tersebut bukan inti masalahnya, melainkan latar dan konsep foto yang digunakan untuk memamerkan koleksi tersebutlah yang dianggap kontroversial.

Netizen menganggap konsep photoshoot Zara terinspirasi dari genosida di Palestina karena menggunakan latar serba putih, properti puing-puing reruntuhan dinding, hingga potongan mirip badan manusia yang terbungkus kain putih layaknya sebuah jasad. Sang model tampak memanggul benda layaknya jasad terbungkus kain putih tersebut.

Netizen menyamakan pose model Zara dengan foto viral ibu di Palestina sedang memeluk jasad anaknya yang terbungkus kafan.

Pada postingan foto lainnya, sang model terlihat menyolok dengan outfit serba hitam sedang pose berdiri di tengah-tengah properti papan yang rusak, reruntuhan dinding, serta sebuah tubuh yang terbungkus tepat di bawah kakinya.

Foto-foto tersebut sempat diposting oleh akun official Zara, namun kemudian dihapus setelah ramai dikecam netizen.

Meskipun kedua foto tersebut sudah tidak ditemukan di postingan Zara, beberapa netizen sempat menyimpan foto dan membagikannya kembali.

“You are going down!!! Idk who in the right mind would put this campaign on display! Thank you for showing your true colors!,” tulis akun bercentang biru @mismatchcane via Instagram.

Baik di Instagram dan X (Twitter), kedua postingan yang diunggah pada 8 dan 9 Desember 2023 tersebut penuh dengan komentar negatif dan kecaman.

“why did you delete the dead bodies covered with white cloth post?? too afraid of boycotting?!! shame on you Zara!!!! I used to spend my money on you. never again!!! #boycottzara ????????????????????????,” tulis akun riezkytrinawati via Instagram.

“Shame shame shame on you zara. the whole world will remember this. Mocking dead people as art? Are you freaking serious? you think you made a statement but this is just inhumane immoral and straight up sick. #freepalestine,” tulis akun @imanamanibadrol via Instagram.

Campaign koleksi terbaru Zara dinilai netizen sangat tidak masuk akal dan tidak manusiawi karena mengusung tema genosida di Palestina sebagai inspirasi konten marketing produknya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait