Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Seribu Wajah Pak Hoegeng: Karya Syahnagra Ismail yang Ingin Jiwa Seluruh Polisi Seperti Dia - Teritorial.Com
Healing

Seribu Wajah Pak Hoegeng: Karya Syahnagra Ismail yang Ingin Jiwa Seluruh Polisi Seperti Dia

Jakarta, Teritorial.com – Seniman Syahnagra Ismail memperkenalkan karyanya bertajuk “Seribu Wajah Pak Hoegeng” dalam pameran seni rupa bertema “Pitutur Hoegeng Bertutur.” Acara ini digagas oleh Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, bersama para Serdik Sespimti Polri Dikreg-33 tahun 2024.

Syahnagra menjelaskan inspirasinya dalam menciptakan karya tersebut. “Mengapa saya membuat seribu wajah Pak Hoegeng? Karena saya berharap polisi dapat memiliki jiwa seperti Pak Hoegeng – jujur, setia, dan konsisten. Ini bukan hanya contoh bagi polisi, tapi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Jika semua polisi seperti Pak Hoegeng, tidak akan ada kekacauan di negeri ini. Ini adalah gambaran jutaan harapan saya,” ungkapnya di Gedung Balai Budaya Jakarta, Menteng.

Acara ini dihadiri oleh Chryshnanda Dwilaksana, perwakilan keluarga Jenderal Hoegeng seperti cucunya, Rama Hoegeng, dan cicitnya, Anantasena Ramaputra Hoegeng. Sejumlah peserta didik Sespimti Dikreg ke-33 juga turut hadir.

Pameran ini tidak hanya menampilkan karya Syahnagra, tetapi juga artefak dan surat penting milik Pak Hoegeng, serta mock-up ruang kerja Pak Hoegeng yang disesuaikan dengan kondisi aslinya. Selain itu, terdapat karya seni lukis milik Pak Hoegeng, Ibu Mary Hoegeng, serta karya-karya dari putra-putri dan cucu-cucu mereka. Seniman dan budayawan lainnya juga turut memamerkan karya mereka.

Almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Omam Santoso menjabat dari tahun 1968 hingga 1971. Secara historis Kepala Kepolisan Negeri Republik Indonesia (Kapolri) ke-5 ini dikenal sebagai pejabat polisi yang paling berani dan jujur di negara ini.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Healing

Dikukuhkan Sebagai ‘Ibu Raksa Tri Anggana Tantri’, Ini Pesan Istri Panglima

Jakarta, Teritorial.Com – Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu
Healing

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang ‘Jatuh’ karena Lisan

Jakarta, Teritorial.com – Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema ‘Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat’ saat salat Idul Fitri 2018 di