Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Susi Pudjiastuti Suarakan Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat: Pak Prabowo Mohon Segera Hentikan! - Teritorial.Com

Susi Pudjiastuti Suarakan Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat: Pak Prabowo Mohon Segera Hentikan!

Teritorial.com – Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ikut bersuara menyampaikan keprihatinannya soal aktivitas pertambangan nikel di kawasan konservasi laut Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Lewat akun media sosialnya, Susi mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan kegiatan pertambangan tersebut.

Hal ini demi melindungi ekosistem laut yang kaya dengan keanekaragaman hayati.

Melalui unggahan di platform X, Susi menulis, “Pak Presiden Prabowo, mohon segera dihentikan, merujuk pada aktivitas tambang nikel di Raja Ampat.”

Ia menekankan bahwa kawasan ini bukanlah tempat yang bisa dikompromikan untuk kegiatan pertambangan, mengingat statusnya sebagai salah satu surga biodiversitas laut dunia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Global Geopark.

Susi juga menjelaskan bahwa ekspansi industri tambang nikel berpotensi menghancurkan ekosistem laut di kawasan tersebut, yang selama ini menjadi rumah bagi ratusan spesies laut dan menopang kehidupan ribuan warga pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata.

Bukan hanya Susi, sejumlah anggota DPR RI turut mengangkat suara mengenai ancaman yang dihadapi Raja Ampat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengingatkan adanya potensi benturan antara pembangunan industri tambang nikel dengan kelestarian alam dan pariwisata di Raja Ampat.

Anggota Komisi VII lainnya, Novita Hardini, menyatakan bahwa aktivitas pertambangan tersebut tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga mencederai upaya pelestarian kawasan yang telah diakui dunia.

(*)

Alfianti Dinda

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi