Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Presiden Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto Jadi Dirjen Pajak, Berikut Profilnya - Teritorial.Com

Presiden Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto Jadi Dirjen Pajak, Berikut Profilnya

Jakarta, Teritorial.com – Nama Bimo Wijayanto ramai jadi perbincangan publik karena kedatangannya ke Istana Merdeka untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo menunjuk Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, menggantikan Suryo Utomo.

Bimo datang sekitar pukul 12.30 WIB ke istana dan keluar pada pukul 15.30 WIB. Bimo mengaku dipanggil Presiden bersama dengan Letjen Djaka Budi Utama ke Istana Kepresidenan.

“Saya diberikan mandat nanti sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, akan bergabung dengan Kementerian Keuangan, begitu juga dengan Letjen Djaka,” ujar Bimo kepada jurnalis di Istana.

Dia mengatakan Prabowo menitipkan pesan kepada dirinya. Pesan tersebut yaitu: “Memperbaiki sistem perpajakan Indonesia supaya lebih akuntabel, lebih berintegritas, lebih independen untuk mengamankan program-program nasional beliau, khususnya dari sisi penerimaan negara.

Bimo Wijayanto diketahui terakhir menjabat sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis, Kedeputian Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Kemenko dan Investasi di era Menko Luhut B. Pandjaitan.

Ia juga sempat menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) RI pada 2015-2016. Di awal karirnya, Bimo diketahui pernah bekerja sebagai auditor PricewaterhouseCoopers.

Sementara di Kementerian Keuangan, posisi terakhir Bimo adalah Analis Senior, Center for Tax Analysis (CTA), Direktorat Jenderal Pajak (2014-2015), Bimo adalah team leader pertama bersama Doktor Yon Arsal mengawal pembentukan CTA; dengan bidang keahlian modeling deteksi fraud dan irregularities juga analisis mikro-sektoral kepatuhan pajak.

Sebelum itu ia adalah Kepala Seksi Dampak Makro Ekonomi di Sub-Direktorat Dampak Kebijakan (2007-2009). Selain pengalamannya di Kementerian, mulai Juni 2019, Bimo mendapat penugasan sebagai komite audit di BUMN, PT Asuransi Jasindo. Selanjutnya Agustus 2019-Maret 2022 sebagai Komisaris di PT Inka Multi Solusi dan terakhir mulai Maret 2022 – sekarang sebagai Komisaris Independen PT Phapros Tbk.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Nasional

Munas NU Sepakat Tingkatkan Kontribusi Memperkokoh Nilai Kebangsaan

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Musyawarah Besar NU dari waktu ke waktu selalu memberi kontribusi penting bagi bangsa Indonesia. Tema
Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi