Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Biasa Naik Sukhoi, Kini Panglima Pilih Roda Dua Tinjau Posko Kesehatan di Asmat - Teritorial.Com
Daerah

Biasa Naik Sukhoi, Kini Panglima Pilih Roda Dua Tinjau Posko Kesehatan di Asmat

Timika, Teritorial.com – Pelayanan optimal Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) TNI Kejadian Luar Biasa yang menimpa saudara-saudara di Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan kerja memantau langsung kinerja anggotanya di Timika Papua.

Dari siara pers kepada teritorial.com, Panglima TNI lebih memilih dibonceng naik sepeda motor untuk berpindah-pindah lokasi posko bantuan kesehatan TNI untuk meninjau langsung masyarakat suku Asmat disana. Tidak sendirian Marsekal Hadi didampingi oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Wakasal Laksdya TNI Taufiqoerrochman.

Gizi buruk, campak, diare, hingga demam berdarah merupakan jenis penyakit yang sampai hari ini masih ditangani oleh satgaskes TNI. Hingga masalah penyakit tersebut benar-benar teratasi satgaskes TNI tetap melanjutkan pelayanan medis kepada masyarakat di Asmat.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Satgaskes TNI tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan lanjutan kepada masyarakat di 224 kampung yang ada di Kabupaten Asmat, terutama untuk menjaga kesehatan anak-anak yang rentan terhadap serangan penyakit campak ataupun gizi buruk.

Sedangkan untuk membantu permasalahan transportasi yang dialami tim dokter Satgas Kesehatan TNI dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di 224 kampung tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan akan melibatkan Kapal Angkatan Laut untuk membantunya.

“TNI akan membantu membuka jalur transportasi dengan mengerahkan Kapal Angkatan Laut yang besar maupun yang lebih kecil melalui sungai dan rawa-rawa untuk masuk ke 224 Kampung terpencil ditengah hutan suku Asmat,” ujarnya.

Selanjutnya untuk monitoring kesehatan masyarakat di kampung-kampung pedalaman, TNI akan menggelar alat komunikasi untuk memudahkan tim dokter berhubungan dengan posko yang berada di Agats. Sedangkan yang di Posko Agats rencananya akan dipasang visat dengan menggunakan handphone satelit.

“Apabila ada permasalahan yang tidak dapat ditangani di Asmat bisa langsung dikomunikasikan melalui visat TNI di Cilangkap untuk dikomunikasikan dengan Puskes TNI, selanjutnya diambil langkah-langkah yang cepat dan tepat,” kata Panglima TNI. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr