Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Dihadapan Wantimpres, Gubernur Paparkan Progres Jembatan Batam-Bintan - Teritorial.Com
Daerah

Dihadapan Wantimpres, Gubernur Paparkan Progres Jembatan Batam-Bintan

Batam, Teritorial.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan pertemuan dengan Tim Ahli Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Djan Faridz, di Ruang VIP Pelabuhan Punggur Kota Batam, Kamis (6/6).

Dalam kesempatan itu, Ansar memaparkan progres pembangunan jembatan Batam-Bintan yang akan menghubungkan dua wilayah terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, progres pembangunan jembatan Babin sejauh ini, mulai dari perencanaan teknis DED, dokumen lingkungan dan dokumen andalin, izin vertikal clearance, pengadaan lahan dan izin pinjam pakai kawasan hutan, semuanya telah selesai dilakukan.

“Tinggal penyempurnaan DED tekait proses update struktur pondasi, dimana hasil penyelidikan yang dilakukan BPJN Kepri nantinya, akan diserahkan ke Dinas PUPR Provinsi Kepri guna dilakukan penyesuaian struktur pondasi terhadap hasil penyelidikan tanah yang terbaru, ” jelas Ansar.

Terkait dengan penyempurnaan DED melalui survey penyelidikan tanah dengan pelaksana kegiatan selaku penyedia jasa yakni PT. Offshore Works Indonesia sendiri, menggunakan lingkup survey penyelidikan baik dari sisi jembatan satu dan juga sisi jembatan dua.

Untuk sisi jembatan satu sendiri, pekerjaan mulai difokuskan untuk mendapatkan data tanah. Mulai dari indentifikasi parameter tanah untuk fondasi, yang mana surveynya dilakukan dengan menggunakan metoda geoteknik.

“Adapun untuk sisi jembatan dua, pekerjaan difokuskan dengan melakukan pemetaan pada kondisi tanah dasar laut. Berikutnya indentifikasi risiko 2, yang mana metodenya dilakukan dengan menggunakan metode geofisika” ujar Gubernur Ansar lagi.

Menurut Ansar, nantinya ketika jembatan ini telah selesai dan bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, tentu akan memberikan dampak luar biasa, bagi peningkatan berbagai kegiatan dan aktifitas antar dua wilayah terbesar yang ada di Kepulauan Riau.

Sementara itu pimpinan rombongan Tim Ahli Wantimpres, Zulkarnaen Koto (Sekretaris Anggota) mengakui, kalau kehadirannya ke Kepri diutus Anggota Wantimpres Djan Faridz untuk melihat secara langsung progres perkembangan jembatan Batam – Bintan. Dimana hasil dari peninjauan tersebut, akan menjadi dasar untuk menyusun pertimbangan dan nesehat langsung ke Presiden Joko Widodo.

“Dengan begitu, nantinya akan ada tindak lanjut terkait arahan langsung presiden, akan keberlanjutan pekerjaan jembatan Batam – Bintan tersebut” terangnya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr