Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Ketua MUI Mojokerto Ajak Warga Mojokerto Tolak People Power - Teritorial.Com
Daerah

Ketua MUI Mojokerto Ajak Warga Mojokerto Tolak People Power

Mojokerto, Teritorial.com – Ketua MUI Mojokerto mengajak warga Kota Mojokerto untuk menolak gerakan people power. Menurutnya gerakan tersebut berpotensi akan menimbulkan tindakan anarkis dan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban nasional.

People Power yang akhir-akhir ini viral di medsos, seluruh warga Kota Mojokerto agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang selama ini sudah berjalan aman, sejuk dan damai,” kata Ketua MUI Kota Mojokerto, KH Rofi’i Ismail, Kamis (16/5/2019), sebagaimana dilansir dari beritajatim.com.

Sebelumnya KH Rofi’I juga telah bekerja sama dengan bawaslu untuk mengeluarkan fatwa haram terkait praktek politik uang, kampanye hitam, dan berita bohong pada Pemilu 2019 berlandaskan hukum islam.

Kali ini KH Rofi’i kembali memberikan imbauan kepada masyarakat terkait kondisi pasca pemilu 2019 dengan mengajak warga Mojokerto untuk tidak melakaukan gerakan people power dan tetap menjadaga keamanan dan ketertiban. Ia mengatakan setiap tindakan yang melanggar hukum maka akan ada konsekuensi hukum yang harus ditempuh.

KH Rofi’I menganggap people power merupakan istilah politik yang menunjukan kekuatan masyarakat untuk menjatuhkan setiap gerakan sosial yang otoriter. Oleh karena itu sebagai tokoh agama Ia menolak untuk mengikuti gerakan tersebut.

“Mereka berusaha melakukan perlawanan dan bentuk protes pasca Pemilu, 17 April 2019 lalu. Negara kita adalah negara hukum, segala sesuatunya sudah diatur dalam Undang-undang. Mari bersama-sama menjaga dan memelihara situasi kamtibmas wilayah ini agar tetap aman dan kondisif,” himbaunya.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr