Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Stasiun Karet Ditutup Demi Maksimalkan Perjalanan KRL, Efektifkah? - Teritorial.Com
Daerah

Stasiun Karet Ditutup Demi Maksimalkan Perjalanan KRL, Efektifkah?

Jakarta, Teritorial.com – Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) belakangan tengah dihebohkan karena kabar akan ditutupnya Stasiun Karet.

Selama ini Stasiun Karet kerap digunakan oleh para pekerja yang kantornya berlokasi di daerah Kuningan dan sekitarnya.

Tak hanya itu, pelajar, mahasiswa hingga sejumlah masyarakat kerap memilih Stasiun Karet sebagai stasiun yang strategis di daerah tersebut.

Sehingga penutupan Stasiun Karet menjadi pro kontra di masyarakat.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Studi Transportasi Deddy Herlambang menilai bahwa penutupan Stasiun Karet bisa memaksimalkan perjalanan KRL.

Hal ini lantaran jarak antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City sangat dekat.

“Karena untuk memaksimalkan (jalannya KRL) supaya tidak macet, supaya macet hanya di satu titik,” ungkap Deddy.

Bukan hanya untuk memaksimalkan perjalanan KRL, penutupan Stasiun Karet juga dianggap bisa mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Karena kan di Karet macet banget, mengganggu perjalanan,” lanjutnya.

Setelah Stasiun Karet ditutup nantinya Pemerintah juga bisa menutup perlintasan kereta api di wilayah tersebut.

Dengan begitu diharapkan tidak akan ada lagi kemacetan di wilayah itu.

“Karena sangat macet, kalau macet perjalan kereta juga tidak akan maksimal. Karena perjalanan kereta suka menunggu pintu pelintasan ditutup,” tutur Deddy.

Diketahui sebelumnya, Menteri BUMN Erick Tohir berencana akan menutup Stasiun Karet di tahun ini.

Penutupan stasiun ini dilakukan untuk memperbaiki ekosistem perkeretaapian agar lebih optimal.

Erick juga menyinggung soal kereta bandara yang disebut kurang optimal dalam menyerap penumpang.

“Ini yang dadi dibilang, kan bagaimana membangun ekosistem seperti tadi. Mungkin di (Stasiun) Karet ditutup,” ungkapnya saat meninjau kereta bandara di Stasiun BNI, Jakarta, Rabu (01/01/2025).

Di sisi lain, Direktur Pengembangan Usama dan Kelembagaan PT KAI, Rudi As Aturridha, membenarkan tentang rencana penutupan Stasiun Karet di tahun ini.

Hal ini dilakukan karena Stasiun Karet yang begitu berdekatan dengan Stasiun BNI city.

“Jadi, kalau orang yang mau ke Karet, dia tinggal jalan saja. Kita Sudah buat selasarnya sampai ke BNI City,” ucap Rudi.

(*)

Alfianti Dinda

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25
Daerah

Satgas Yonif PR 432 Kostrad Jaga perbatasan RI-PNG

Papua Barat, Teritorial.com- Prajurit Satgas Yonif PR 432, akhir november tiba desember awal langsung menempati jajaran pos sepanjang perbatasan sekotr