Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Wamenhan hadiri peringatan Maulid Nabi bersama Habib Luthfi - Teritorial.Com
Daerah Infografis

Wamenhan hadiri peringatan Maulid Nabi bersama Habib Luthfi

JAKARTA, Teritorial.com – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Habib M Luthfi Ali bin Yahya di Gedung “Kanzus Sholawat”, Pekalongan, Ahad.

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono mengajak umat Islam untuk mengenal lebih dekat sosok keteladanan, kedisiplinan, perjuangan, semangat pantang menyerah serta kepribadian yang sempurna pada diri Nabi Muhammad SAW.

Tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, adalah “Dengan Hikmah Maulid Nabi, Merah Putih Tidak Melupakan Sejarah-Kadar Bobot Iman Seseorang Tergantung Cintanya Kepada Rasulnya, Kadar Bobot Cinta Tanah Air Tergantung Kepada Cinta Kepada Bangsanya”.

“Tema ini mengandung makna bahwa Maulid Nabi yang dalam dunia kita terus diperingati setiap kelahiran beliau (setiap tanggal 12 Rabiul Awwal) bukan lagi sebuah kesemarakan seremonial belaka, tapi sebuah momen spiritual untuk menegaskan beliau sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita,” katanya.

Selain sebagai ekspresi rasa syukur atas kelahiran Rasulullah SAW, substansi dari peringatan Maulid Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalitas pada Nabi Muhammad SAW.

Sakti mengingatkan, Maulid Nabi adalah bagian dari cinta terhadap bangsa dan negara atau hubbul wathan.

Kecintaan seseorang terhadap Tanah Air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya. Oleh karena itulah, masyarakat diajarkan tidak meninggalkan sejarah.

“NKRI bukan politik. Tapi jati diri kita, NKRI harga mati. Harga diri kita, kehormatan kita. Kadar bobot iman seseorang, tergantung kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW. Kadar bobot cinta Tanah Air tergantung cinta kepada bangsanya sehingga kecintaan seseorang terhadap Tanah Air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya,” ujarnya.

Ridwan Pribadi

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Daerah

Kementerian Pertahanan Tinjau Pembangunan Kawasan Perbatasan Di Kalbar

Kalimantan Barat, Teritorial. Com – Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, pada tanggal 23 sampai dengan 25