Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
5 Pesawat Tempur AS Rusak Akibat Kecelakaan di Kapal Induk - Teritorial.Com
Dunia

5 Pesawat Tempur AS Rusak Akibat Kecelakaan di Kapal Induk

Teritorial.com – Pesawat baling-baling E-2D Hawkeye menabrak dua pesawat jet tempur F/A-18 Super Hornet saat akan mendarat di geladak kapal induk. Puing-puing akibat tabrakan tersebut berterbangan dan menghantam dua jet tempur F/A-18 lainnya.

Insiden tersebut terjadi saat proses pendaratan di geladak kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, di Laut Arab pada 9 Agustus 2019. Akibatnya Lima pesawat termasuk empat jet tempur F/A-18 Super Hornet rusak parah.

“Pesawat peringatan dini taktis mendarat pukul 19.40 malam ketika menabrak dua pesawat lain dan menyebabkan puing berdampak kerusakan pada dua pesawat tambahan,” kata juru bicara Armada Kelima AS, Josh Frey sebagaimana dikutip dari Military.com.

“Pendaratan pesawat dialihkan dan tiba dengan selamat di lokasi pengalihan. Tidak ada personel yang terluka,” ujarnya. Karena alasan keamanan operasional, Frey tidak dapat memberikan informasi dimana lokasi pengalihan pendaratan.

Berdasarkan pada laporan dari Naval Safety Center, insiden itu terjadi karena adanya kesalahan dimana pesawat kehilangan kabel penahan dalam upaya pendaratan. Menurut laporan tersebut, kecelakaan yang menyebabkan lima buah pesawat itu dikategorikan sebagai kecelakaan Kelas A.

Kecelakan Kelas A berarti pada umumnya melibatkan kematian, kerusakan parah senilai USD2 juta atau lebih, atau kerugian total pesawat. Hal tersebut tidak mengejutkan melihat berdasarkan data Departemen Pertahanan AS tahun 2017, sebuah pesawat jet tempur F/A-18 E/F Super Hornet harganya mencapai USD70,5 juta.

Berdasarkan keterangan dari Frey, saat ini pesawat-pesawat tersebut sedang menjalani perbaikan. “Ada kerusakan kecil pada pesawat yang terlibat, yang semuanya saat ini sedang diperbaiki untuk mengembalikan pesawat pada kesiapan misi,” katanya.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak