Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
AS Umumkan Pasukan Elit Iran Sebagai Organisasi Teroris - Teritorial.Com
Dunia

AS Umumkan Pasukan Elit Iran Sebagai Organisasi Teroris

Washington,Teritorial.Com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi menyatakan pasukan elit Iran, Iran Revolutionary Guard Korps (IRGC) atau Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris. Ini pertama kalinya AS secara resmi memberi label organisasi militer negara lain sebagai kelompok teroris.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan hal tersebut pada hari Senin (8/4) waktu Washington. “Langkah yang dimotori oleh Kementerian Luar Negeri menyatakan Iran bukan hanya mendukung, tetapi Garda Revolusi turut aktif terlibat dalam mendanai dan mengusung terorisme sebagai bagian dari perangkat negara,” kata Presiden AS, Donald Trump, saat menyampaikan pengumuman, seperti dilansir Associated Press, Selasa (9/4).

Trump juga menyebut IRGC sebagai alat utama pemerintah Iran untuk mengarahkan dan mengimplementasikan kampanye teroris global. Seperti yang lansir Reuters, sikap Trump ini merupakan lanjutan dari sikap garis keras Trump terhadap Iran sejak AS menyatakan keluar dari perjanjian nuklir Iran pada tahun 2015.

Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menjelaskan bahwa langkah itu diambil untuk memberikan tekanan kepada Iran dengan cara mengisolasi dan mengalihkan sumber uang yang tadinya diklaim digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme di kawasan Timur Tengah. Disamping itu, AS juga menginginkan agar Iran tidak terus menerus menggoyang stabilitas kawasan.

Pompeo mengatakan IRGC telah terlibat dalam aktivitas terorisme sejak pembentukannya. Bukti-bukti yang dijabarkan oleh Pompeo antara lain IRGC dituding terlibat dalam pengeboman Khobar Towers pada 1996 di Arab Saudi dan juga rencana serangan terhadap dubes Saudi di Arab, yang gagal.

Meskipun telah diumumkan oleh pemerintah AS, status IRGC sebagai organisasi teroris dalam daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) Amerika baru akan berlaku pada 15 April 2019.

Redaksi Teritorial

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak