Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
AS Siapkan Uji Coba Rudal Paling Menakutkan di Dunia - Teritorial.Com
Dunia

AS Siapkan Uji Coba Rudal Paling Menakutkan di Dunia

Washington, Teritorial.Com – Amerika Serikat (AS) siapakan uji coba rudal paling menakutkan di dunia. Sistem pertahanan rudal Pentagon akan mencoba apa yang menjadi tes paling menantang kemampuan militer AS. Sistem rudal tersebut bersiap menjalani tes menembak jatuh rudal yang diibaratkan datang dari musuh seperti Korea Utara atau Iran.

Tiga sumber yang mengetahui rencana Pentagon itu mengungkapnya kepada Bloomberg. Badan Pertahanan Rudal (MDA) pada Senin (25/3/2019) akan menembakkan dua rudal pencegat berhulu ledak terbaru dari Raytheon Co. Tembakan kedua rudal pencegat akan berselang dalam hitungan detik dalam sebuah tes yang belum diumumkan secara publik.

Pencegat pertama akan berusaha menghantam target tiruan yang mewakili rudal balistik antarbenua (ICBM) yang masuk ke wilayah AS. Yang kedua akan menggunakan sensornya untuk mendeteksi ICBM lain atau tindakan pencegahan lainnya. Uji coba yang dijadwalkan hari Senin ini akan menjadi tes pertahanan rudal pertama sejak tes yang sukses pada Mei 2017.

Sistem ini telah melakukan tes intersepsi pada Juni 2014 setelah dua tes mengalami kegagalan pada 2010. Mark Wright, juru bicara MDA, mengatakan dalam sebuah email; “(Saya) tidak punya apa-apa untuk diumumkan saat ini.”

Sistem radar yang dikelola Boeing Co bernilai USD36 miliar, link komando dan 44 rudal pencegat berbasis darat di California dan Alaska dirancang untuk mengalahkan serangan rudal. Pentagon meminta anggaran USD 9,4 miliar pada tahun fiskal 2020 untuk program-program MDA, termasuk USD1,4 miliar untuk segmen rudal berbasis darat.

Upaya intersepsi adalah uji penerbangan operasional pertama program tersebut. “Jika berhasil, akan menunjukkan aspek mendasar, namun sangat penting, tentang bagaimana sistem tempur akan beroperasi dalam serangan rudal di tanah air AS,” kata kata Cristina Chaplain, direktur sistem antariksa dan rudal untuk Kantor Akuntabilitas Pemerintah, dalam sebuah email.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak