Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
AS Veto Resolusi Gencatan Senjata PBB, Ini Respons Keras RI - Teritorial.Com
Dunia

AS Veto Resolusi Gencatan Senjata PBB, Ini Respons Keras RI

Jakarta, Teritorial.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi buka suara terkait draf Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai gencatan senjata kemanusiaan di Gaza pada 8 Desember lalu. Ia mengatakan Indonesia adalah salah satu dari 102 negara yang menjadi co-sponsor draf tersebut.

“Indonesia, bersama negara OKI (Organisasi Kerjasama Islam) lain, terus berupaya agar DK PBB dapat keluarkan resolusi mengenai diberlakukannya gencatan senjata karena akan sangat membantu kondisi kemanusiaan di Gaza,” kata Retno dalam keterangan Minggu (10/12/2023).

Retno menyesalkan draf resolusi yang diusulkan ke DK PBB pada 8 Desember tersebut kembali diveto oleh salah satu negara anggota tetap DK PBB , Amerika Serikat, sehingga tidak dapat disahkan.

“Saya sangat menyesalkan kegagalan Dewan Keamanan dalam mengadopsi gencatan senjata kemanusiaan di Gaza meskipun lebih dari 102 negara, termasuk Indonesia, ikut mensponsori resolusi tersebut,” katanya.

Menurutnya, komunitas global tidak bisa terus bergantung pada beberapa negara, menyaksikan tanpa daya kekejaman dan pembunuhan terhadap perempuan dan anak-anak yang berada di Jalur Gaza.

“Kita tidak akan menyerah. Kita akan terus mencoba mencari jalan agar kekejaman di Gaza segera berakhir. Never give up!” pungkasnya.

Resolusi DK PBB sendiri menyoroti perlunya kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk akses terhadap personel medik, peralatan dan persediaan kemanusiaan. Resolusi ini juga menuntut semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka berdasarkan Konvensi Jenewa 1949.

Selain itu, Resolusi DK PBB juga meminta komunitas internasional untuk mendapatkan pendanaan yang sesuai untuk mendukung program kesehatan WHO di Palestina

Sementara hak veto dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dalam voting resolusi terbaru DK PBB yang menyerukan gencatan senjata segera antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Disebutkan AS menilai resolusi tersebut diajukan terburu-buru, tidak seimbang, dan tidak akan memberikan perubahan besar di medan pertempuran karena hanya menyerukan gencatan senjata yang tidak berkelanjutan.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak