Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Hubungan Dengan AS Memanas, Taheran Luncurkan Kapal Selam Dengan Rudal Jelajah - Teritorial.Com
Dunia

Hubungan Dengan AS Memanas, Taheran Luncurkan Kapal Selam Dengan Rudal Jelajah

Taheran, Teritorial.Com – Kembali bersitegang dengan Amerika Serikat (AS), Iran pada hari Minggu meluncurkan kapal selam baru buatan lokal yang mampu menembakkan rudal jelajah Peluncuran kapal selam bernama Fateh. Upacara peluncuran dipimpin oleh Presiden Hassan Rouhani di kota pelabuhan selatan Bandar Abbas. “Hari ini, Republik Islam Iran sepenuhnya bergantung pada darat, udara dan laut,” kata Rouhani.

Menurut kantor berita Fars, Fateh merupakan kapal selam pertama di Iran dalam kategori semi-berat. Kapal itu akan mengisi celah antara kapal kelas Ghadir yang ringan dan kapal selam kelas Kilo yang berat. Fars menyatakan kapal selam Fateh memiliki bobot hampir 600 ton ketika berada di bawah air. Kapal itu dilengkapi dengan torpedo dan ranjau laut di samping senjata utamanya; rudal jelajah. Kapal tersebut diklaim dapat beroperasi lebih dari 200 meter di bawah permukaan laut hingga 35 hari.

Ketegangan Iran dan Amerika Serikat mulai memanas sejak Washington menarik diri dari perjanjian nuklir multilateral 2015 pada Mei 2018. Washington lantas mengenakan kembali sanksi unilateral terhadap Iran pada akhir tahun lalu. Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada 7 Februari meluncurkan rudal balistik baru dengan jangkauan 1.000 kilometer (620 mil). Rudal surface-to-surface (permukaan-ke-permukaan) itu diberi nama Dezful.

Komandan Dirgantara Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh mengatakan Dezful adalah upgrade dari misil Zolfaghar yang sudah tua yang memiliki jangkauan 700 kilometer Rouhani mengatakan pada hari Minggu bahwa tekanan oleh musuh, ancaman perang dan sanksi adalah insentif bagi Teheran untuk mandiri dalam industri pertahanannya. “Mungkin kita tidak akan memiliki motivasi untuk industrialisasi sektor pertahanan kita,” katanya, jika Iran bisa membeli persenjataan yang dibutuhkan.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak