Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Israel Bikin Tartus Suriah Seperti ‘Hiroshima’, Serangan Bom Mengguncang Tartus Terasa Seperti Gempa - Teritorial.Com
Dunia

Israel Bikin Tartus Suriah Seperti ‘Hiroshima’, Serangan Bom Mengguncang Tartus Terasa Seperti Gempa

Suriah, Teritorial.com – Agresi Israel yang paling kejam terhadap Suriah, yang menargetkan Tartus, pada hari Senin dini hari, mengakibatkan terbunuhnya dan terlukanya warga sipil.

Serangan Israel di pedesaan Tartus menyebabkan ledakan besar, koresponden Al Mayadeen melaporkan Senin pagi, saat rezim Israel terus menargetkan dan menghancurkan kemampuan militer Suriah.

Beberapa warga sipil tewas dan terluka dalam apa yang digambarkan sebagai serangan terberat dan paling brutal di Suriah sejak dimulainya agresi Israel.

Pengeboman hebat di kota itu begitu kuat sehingga menyebabkan getaran seperti gempa bumi, yang dapat dirasakan penduduk secara fisik, menurut koresponden Al Mayadeen .

Media Israel yang melaporkan pengeboman tersebut menggambarkan agresi tersebut sebagai “Hiroshima di Tartus” karena intensitas serangannya.

Koresponden kami mengatakan bahwa serangan itu menargetkan depot senjata di beberapa lokasi di Suriah barat.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, “pesawat tempur Israel melancarkan serangan” yang menargetkan serangkaian lokasi termasuk unit pertahanan udara dan “depot rudal permukaan-ke-permukaan,” dengan ledakan yang begitu dahsyat hingga tercatat berkekuatan 3,0 pada sensor seismik.

Video yang beredar daring menangkap momen tersebut, menunjukkan kilatan cahaya terang diikuti oleh kepulan asap jamur yang menjulang tinggi.

Peneliti Richard Cordaro mencatat bahwa sinyal ledakan tersebut bergerak hampir dua kali lebih cepat dari gempa bumi biasa, yang terdeteksi sejauh 820 km di Isnik di Turki bagian barat oleh stasiun magnetometer.

Pada Senin pagi, pendudukan melanjutkan agresinya terhadap Suriah, menargetkan situs militer di gurun al-Bukamal di provinsi Deir Ezzor timur, koresponden kami melaporkan.

Serangan ini bertepatan dengan kemajuan darat ke wilayah Suriah oleh pasukan Israel yang bersenjata lengkap, yang telah menduduki zona penyangga di sebelah timur Golan, serta wilayah lainnya.

Pasukan pendudukan Israel selanjutnya memperluas serangan mereka ke pedesaan Quneitra, menduduki beberapa desa di provinsi Daraa, serta pertanian Beit Jinn dan Maghar al-Mir di pedesaan Damaskus.

Koresponden Al Mayadeen mencatat bahwa pada hari Minggu pasukan pendudukan Israel memperluas kemajuan mereka ke provinsi Quneitra, dan menambahkan bahwa pasukan pendudukan hanya berjarak 15 km dari jalan raya yang menghubungkan ibu kota Lebanon dengan Suriah.

Setelah Presiden Bashar al-Assad digulingkan pada tanggal 8 Desember, rezim Israel melancarkan agresi udara besar-besaran terhadap Suriah, yang menghancurkan kemampuan militer strategis Suriah.

Ini termasuk sebagian besar sistem pertahanan udara Suriah, serta depot amunisi, rudal antikapal, rudal jelajah, dan rudal balistik.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak