Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Kirim Kapal Perang, China Geram Kapal Perusak AS Berlayar di LCS - Teritorial.Com
Dunia

Kirim Kapal Perang, China Geram Kapal Perusak AS Berlayar di LCS

Beijing, Teritorial.Com – Geram atas perlakuan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), yang tertangkap satelit China tengah melakukan pelayaran secara bebas di sekitar wilayah Laut China Selatan (LCS), Kementerian Pertahanan China kirim armada kapal perang yang sama dengan jumlah yang diterjunkan AS.

China menyatakan kemarahannya setelah kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) berlayar di dekat pulau-pulau yang diklaim oleh China di Laut China Selatan. China mengatakan dengan tegas menentang operasi yang disebutnya sebagai ancaman terhadap kedaulatannya.

Kementerian itu mengatakan China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas pulau-pulau LCS dan perairan di sekitar mereka, dan situasi di sana berkembang dengan baik berkat kerja keras China serta negara-negara di Asia Tenggara.

“Pihak AS berulang kali mengirim kapal-kapal militer tanpa izin ke laut dekat pulau-pulau Laut China Selatan, mengancam secara serius kedaulatan dan keamanan China, merusak hubungan militer China-AS, dan merusak serius perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata Kementerian Pertahanan.

“Angkatan bersenjata China akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan negara Militer China dengan tegas menentang ini,” imbuhnya China seperti dikutip dari Reuters, Selasa (2/10/2018).

Sementara itu dalam sebuah pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri China mendesak AS untuk segera menghentikan tindakan provokatifnya dan segera memperbaiki kesalahannya. Sebelumnya sebuah kapal milik Angkatan Laut AS, USS Decatur melakukan perjalanan dalam jarak 12 mil laut dari Gaven dan Johnson Reefs di Kepulauan Spratly pada hari Minggu.

Operasi itu juga dilakukan ketika hubungan militer antara kedua negara telah menurun. China naik pitam dengan sanksi AS terhadap militernya karena membeli senjata Rusia dan dukungan AS atas Taiwan, yang diklaim Beijing sebagai bagian dari negara itu.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak