Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Tekankan Pentingnya Penghormatan terhadap Hukum Internasional - Teritorial.Com
Dunia

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Tekankan Pentingnya Penghormatan terhadap Hukum Internasional

Vientiane, Teritorial.com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi, menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dalam pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN dan Uni Eropa di Vientiane, Laos, pada 26 Juli. Retno menyoroti isu perdamaian, khususnya terkait kekejaman dan ketidakadilan yang terus terjadi di Palestina.

“Penghormatan terhadap hukum internasional sangat penting bagi ASEAN dan juga Uni Eropa. Prinsip ini harus diterapkan baik di Ukraina maupun Palestina,” ujar Menlu Retno.

Setelah kunjungannya ke Brussel bulan lalu, Retno mencatat adanya perkembangan positif dari negara-negara Uni Eropa terkait pengakuan terhadap Palestina. “Jumlah negara yang mengakui Palestina bertambah, begitu juga dengan dukungan untuk UNRWA. Kami berharap negara-negara Uni Eropa lainnya akan mengikuti langkah positif ini,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno juga mengangkat isu ekonomi, menekankan bahwa kemitraan antara ASEAN dan Uni Eropa harus didasarkan pada prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, dan memberi manfaat bagi rakyat kedua kawasan.

“Indonesia menentang kebijakan-kebijakan yang diskriminatif dan pendekatan yang ‘one-size-fits-all’ yang menghambat perdagangan,” tegas Retno. Ia mendorong dialog dan kerja sama erat antara ASEAN dan Uni Eropa, yang dianggap penting untuk menumbuhkan rasa saling memahami dan menyelesaikan masalah secara konstruktif, termasuk melalui dialog dalam kerangka Joint Working Group on Vegetable Oil yang akan dilaksanakan tahun ini. Indonesia mendorong partisipasi aktif dari Uni Eropa dalam dialog ini.

Joint Working Group on Vegetable Oil, yang merupakan inisiatif Indonesia dibentuk pada tahun 2020, bertujuan untuk memperjuangkan akses komoditi kelapa sawit dan minyak nabati. Hingga saat ini, forum tersebut telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, dengan pertemuan terakhir pada 20-21 Juni 2023 yang dihadiri oleh negara anggota ASEAN dan Uni Eropa.

Terkait pengakuan untuk Palestina, beberapa negara anggota Uni Eropa yang telah mengakui Negara Palestina antara lain Swedia, Siprus, Hungaria, Polandia, Slovakia, Romania, Bulgaria, Spanyol, Irlandia, dan Slovenia.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak