Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Otoritas Palestina: Serangan Israel ke Tepi Barat Sangat Mengerikan dan Berbahaya - Teritorial.Com
Dunia

Otoritas Palestina: Serangan Israel ke Tepi Barat Sangat Mengerikan dan Berbahaya

Gaza, Teritorial.com – Militer Israel mengalihkan perhatian dengan melancarkan serangan ke Tepi Barat. Itu dilakukan di tengah perundingan gencatan untuk mengakhiri perang di Gaza.

Juru bicara Otoritas Palestina, Nabil Abu Rudeineh, mengatakan bahwa perang Israel yang meningkat di Tepi Barat yang diduduki di kota-kota, desa-desa, dan kamp-kamp Jenin, Tulkarem, dan Tubas. :”Selain perang di Jalur Gaza, serangan di Tepi Barat akan menyebabkan hasil yang mengerikan dan berbahaya,” kata Rudeineh, dilansir Al Jazeera.

Abu Rudeineh menambahkan bahwa operasi militer yang dimulai pada dini hari ini di Tepi Barat utara yang sejauh ini telah menyebabkan tewasnya sembilan orang dan melukai puluhan orang. “Itu merupakan perang menyeluruh terhadap rakyat Palestina, tanah mereka, dan tempat-tempat suci mereka,” paparnya.

Dia mengatakan kebijakan Israel yang meningkat, penghancuran kota-kota, pembunuhan warga, penahanan, dan penjajahan, tidak akan membawa keamanan dan stabilitas bagi siapa pun.

Abu Rudeineh meminta AS untuk segera campur tangan dan memaksa otoritas Israel menghentikan perang menyeluruh mereka terhadap rakyat Palestina, “Dunia harus mengambil tindakan segera dan mendesak untuk mengekang pemerintahan ekstremis ini yang mengancam stabilitas kawasan dan dunia secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu, pasukan Israel telah mengepung rumah sakit pemerintah utama di sana, dan Rumah Sakit Ibn Sina di dekatnya. Seorang rekan BBC di tempat kejadian mengatakan bahwa siapa pun yang ingin meninggalkan rumah sakit harus menunjukkan tanda pengenal kepada pasukan Israel, dan digeledah sebelum meninggalkan daerah tersebut.

Dia mengatakan penggeledahan juga terus berlanjut di kamp pengungsi di sana – sebuah pangkalan bagi kelompok bersenjata di Jenin, dan tempat terjadinya banyak pertempuran senjata sengit di masa lalu.

Diyakini bahwa serangan ke Tepi Barat tersebut adalah pertama kalinya sejak intifada kedua – pemberontakan besar Palestina dari tahun 2000 hingga 2005 – bahwa beberapa kota menjadi sasaran secara bersamaan dengan cara ini.

Media Palestina mengatakan bahwa jalan utama menuju Jenin telah ditutup – dengan laporan bentrokan bersenjata di kamp pengungsi kota, pasukan Israel memasuki rumah sakit dan serangan terhadap kendaraan di desa terdekat saat fajar. Pasukan Israel juga tampaknya telah memblokir dua rumah sakit di Tulkarm.

Serangan militer Israel di Nablus dilaporkan difokuskan pada dua kamp pengungsi di sana. Di kamp Far’a dekat Tubas, petugas medis mengatakan ambulans kesulitan menjangkau korban luka setelah dugaan serangan pesawat tak berawak Israel.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak