Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
PM Israel Netanyahu Sebut Palestina Bisa Dirikan di Arab Saudi - Teritorial.Com
Dunia

PM Israel Netanyahu Sebut Palestina Bisa Dirikan di Arab Saudi

Amerika Serikat, Teritorial.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyindir agar Palestina mendirikan negara di Arab Saudi, bukan di tanah yang diklaim milik mereka sendiri.

Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Channel 14 Israel pada Kamis (8/20, sekaligus menegaskan kembali penolakan terhadap hak penentuan nasib bagi rakyat Palestina.

“Saudi bisa menciptakan negara Palestina di Arab Saudi, mereka punya banyak lahan di sana,” kata Netanyahu.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan hubungan antara Israel dan Arab Saudi, meskipun sebelumnya ada spekulasi bahwa kedua negara semakin dekat untuk menormalisasi hubungan.

Arab Saudi telah berulang kali menyatakan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel hanya mungkin terjadi jika ada jalur yang jelas menuju pembentukan negara Palestina.

Namun, Netanyahu menolak gagasan tersebut dan menyebut negara Palestina sebagai ancaman keamanan bagi Israel.

“Terutama bukan negara Palestina,” ujarnya.

“Setelah 7 Oktober? Anda tahu apa itu? Gaza dipimpin oleh Hamas, itu adalah negara Palestina, dan lihat apa yang terjadi.”

Wawancara ini dilakukan saat Netanyahu sedang dalam kunjungan resmi ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, ia menghadiri konferensi pers bersama mantan Presiden AS Donald Trump, di mana Trump mengusulkan pengusiran warga Palestina dari Gaza dan menjadikan wilayah tersebut sebagai ‘Riviera di Mediterania” di bawah kendali AS.

Dalam pertemuan itu, Netanyahu juga menegaskan keyakinannya bahwa perdamaian dengan Arab Saudi akan terjadi meskipun Riyadh tetap bersikeras pada syarat pendirian negara Palestina.

“Itu bukan hanya mungkin, saya pikir itu akan terjadi,” kata Netanyahu.

Tak lama setelah pernyataan Netanyahu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi merilis pernyataan yang menegaskan sikap mereka yang tidak berubah terhadap Palestina.

“Yang Mulia menegaskan bahwa Arab Saudi akan terus berupaya tanpa henti untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dengah Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa hal itu,” demikian pernyataan resmi Kerajaan Saudi.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak