Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Rusia Protes NATO Latihan Perang di Perbatasan Norwegia - Teritorial.Com
Dunia

Rusia Protes NATO Latihan Perang di Perbatasan Norwegia

Oslo, Teritorial.Com – Setelah polemik terkait isu perjanjian senjata nuklir dengan Amerika Serikat meradang, kini Moscow kembali mendapat tamparan keras dari dunia barat dengan berlangsungnya latihan perang yang diadakan oleh North Atlantic Treaty Organization (NATO) tepat di depan halaman rumahnya yakni diperbatasan Norwegia.

Latihan perang tersebut terbilang sangat besar dengan melibatkan sekitar 50.000 peserta dari 31 negara NATO. Dilansir dari salah satu situs militer di Inggris, pihaknya Nato mengklaim bahwa latihan perang kali ini terbilang latihan perang terbesar pasca berakhinrnya Perang Dingin di era tahun 90an lalu.

Semua 29 negara anggota NATO dan mitranya Swedia serta Finlandia, dengan sekitar 250 pesawat, 65 kapal dan hingga 10.000 kendaraan, akan mengambil bagian dalamlatihan yang diberi nama Trident Juncture 2018, dari 25 Oktober hingga 7 November.

NATO mengatakan, latihan perang ini akan menguji kemampuan aliansi itu untuk mengembalikan kedaulatan sekutu setelah tindakan agresi bersenjata. Latihan juga akan menguji dan mengesahkan Pasukan Respons NATO untuk 2019.

“Para peserta akan dibagi menjadi ‘pasukan Selatan’ dan ‘pasukan Utara’. Mereka akan bergantian memainkan peran sebagai agresor fiktif dan pasukan pertahanan NATO,” jelas Sekjen NATO Jens Stoltenberg pada konferensi pers di Brussels seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (26/10/2018).

Sementara itu, Rusia merasa keberatan dengan latihan tersebut. Menurut kantor berita Sputnik, Moskow menyatakan tingkat kegiatan militer yang dilakukan oleh NATO dekat perbatasan Rusia telah lebih tinggi dari sebelumnya sejak Perang Dingin.

“Aktivitas militer NATO di dekat perbatasan kami telah mencapai tingkat belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dingin. Kebijakan aliansi ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran militernya yang maju di sisi timur,” kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu di sebuah panel militer bersama Rusia-Belarusi di Minsk.

Skala operasi dan pelatihan tempur di sebelah perbatasan kami meluas, dan intensitas mereka meningkat. Negara-negara blok itu berlatih untuk melakukan tugas-tugas tempur yang bersifat ofensif. Latihan Trident Juncture 2018 berlangsung di Norwegia tengah dan timur dan daerah sekitarnya di Atlantik Utara dan Laut Baltik, termasuk Islandia dan wilayah udara Finlandia dan Swedia.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak