Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Terbang di Langit Alaska, Bomber Tu-95 Milik Rusia Dicegat Empat Jet Tempur AS - Teritorial.Com
Dunia

Terbang di Langit Alaska, Bomber Tu-95 Milik Rusia Dicegat Empat Jet Tempur AS

Washington, Teritorial.Com – Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD) mengidentifikasi sepasang pesawat pengebom (bomber) Tu-95 milik Rusia terbang di wilayah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska, Kanada, Kamis (9/8)

Merespons hal tersebut, dua pesawat tempur F-22 dan dua unit CF-18 milik Amerika Serikat (AS) dikabarkan mengintersepsi dua bomber milik Rusia tersebut.

“Dua pesawat tempur F-22 dan dua CF-18 yang didukung oleh E-3 Sentry, sebuah KC-135 Stratotanker dan sebuah tanker C-130 dari NORAD secara positif mengidentifikasi dan mencegat dua bomber Tu-95 Bear di ADIZ Alaska dan Kanada pada 8 Agustus,” kata komando tersebut yang dikutip dari akun Twitter-nya, @NORADCommand, Jumat (9/8/2019).

Melansir Sputniknews, Kementerian Pertahanan Rusia justru menyatakan dua pesawat bomber Tu-95 milik Rusia terbang di atas Laut Bering yang merupakan perairan netral. Kedua pesawat pengebom strategis itu tengah melakukan penerbangan patroli 10 jam sebagai bagian dari latihan Angkatan Laut Ocean Shield-2019.

Rusia menggelar Latihan Angkatan laut Ocean Shield-2019 yang berlangsung di Laut Baltik dengan melibatkan 70 kapal tempur dan kapal pendukung lainnya. Selain itu, terdapat 58 pesawat Angkatan Laut Rusia dan Angkatan Dirgantara. Latihan ini telah dilaksanakan sejak 1 Agustus dan berakhir pada 9 Agustus 2019.

Yuli Ari Sulistyani

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak