Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Tingkatkan Intensitas Klaim LCS, China Tambah Armada Kapal Induk dan Kapal Perusak - Teritorial.Com
Dunia

Tingkatkan Intensitas Klaim LCS, China Tambah Armada Kapal Induk dan Kapal Perusak

Beijing, Teritorial.Com – Menjadi bagian penting dalam modernisasi alutsista khususnya dalam menjaga supermasi atas penguasaan teritorial di Laut China Selatan (LCS), China kembali membuat geger dunia barat terutama rival terberatnya yaitu Amerika Serikat (AS) dengan meluncurkan Kapal perusak bersenjata rudal canggih buatan China yang disebut Tipe 055 serta Kapal Induk produksi dalam negeri. 

Berdasarkan informasi yang dilansir dari sejumlah media-media negeri tirai bambu tersebut, Kapal induk dan kapal perusak rudal pertama China dilaporkan siap untuk melakukan pelayaran uji coba. Ini memicu spekulasi China tengah membentuk kelompok tempur baru yang kuat. Dilaporkan terhitung sejak Jumat lalu, kapal induk serta kapal perusak tersebut meninggalkan Galangan Kapal Jiangnan di Shanghai.

Seperti dikutip Business Insider dari China Daily, Selasa (28/8/2018). Kapal ini diyakini akan diberi nama Nanchang. Sementara kapal induk yang diberi nama Tipe 001, sebuah kapal induk buatan China pertama yang diproduksi dan kedua setelah Liaoning, ikut berlayar pada Senin. Fokus dari uji coba ini, yang kedua tahun ini, adalah sistem propulsi kapal.

Tetapi pada analis China yakin uji coba ini juga untuk melihat komando, komunikasi, dan sistem manajemen, serta sistem navigasi dan senjata kapal, seperti dilaporkan oleh Global Times. Kapal perusak Tipe 055 dengan berat 10.000 ton dan dianggap sebagai kapal perang non tempur terbesar dan paling maju di Asia. Kapal itu diharapkan memainkan peran yang serupa dengan kapal penjelajah kelas Ticonderoga dan perusak kelas Arleigh Burke di Amerika.

Kapal ini juga diharapkan berfungsi sebagai pendamping utama bagi kelompok pertempuran kapal induk China, menurut South China Morning Post. Kapal perusak Cina yang kuat, yang ukurannya lebih dekat dengan kapal penjelajah, memiliki radar X-band dan 112 sel peluncuran vertikal yang disiapkan untuk menembakkan rudal jarak jauh laut ke udara HHQ-9, rudal jelajah anti-kapal YJ-18, rudal jelajah CJ-10, dan torpedo kapal selam rudal yang diluncurkan. Kapal itu juga dipersenjatai dengan 130 juta senjata angkatan laut dan membawa dua helikopter anti-kapal selam.

Saingan utama perusak Tipe 055 adalah kapal perusak kelas Zumwalt Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), yang menawarkan berbagai kemampuan canggih yang lebih unggul dari apa pun yang dimiliki China. Sedangkan kapal induk Tipe 001A, meskipun mirip dengan pendahulunya yaitu kapal induk era Soviet yang telah diperbaiki, telah mendapat perbaikan di beberapa tempat. Itu dikatakan Matthew Funaiole, seorang pengamat Proyek Tenaga Cina di Pusat Studi Strategis dan Internasional.

Dua kapal tersebut, Tipe 001A dan Tipe 055 destroyer, diperkirakan akan dikirimkan ke Angkatan Laut China tahun depan atau lebih, menurut para ahli militer China. Tipe 055 destroyer kemungkinan besar akan berfungsi sebagai kapal pendamping untuk kapal induk Tipe 001A, menciptakan grup pertempuran baru dengan kemampuan tempur tingkat lanjut.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak