Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Warga Tewas di Gaza 34.356 Jiwa karena Operasi Israel di Rafah - Teritorial.Com
Dunia

Warga Tewas di Gaza 34.356 Jiwa karena Operasi Israel di Rafah

Jakarta, Teritorial.com – Jumlah warga Palestina yang tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel yang masih berlangsung telah bertambah menjadi 34.356 orang, kata Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas pada Jumat (26/4).

Dalam pernyataan persnya yang dinyatakan Xinhua dan dikutip di Jakarta, Sabtu, kementerian tersebut mengatakan tentara Israel menewaskan 51 warga Palestina dan melukai 75 orang lainnya dalam 24 jam terakhir, sehingga total korban tewas bertambah menjadi 34.356 orang dan korban luka-luka menjadi 77.368 orang sejak konflik Israel-Hamas meletus pada 7 Oktober 2023.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, dengan tentara Israel mencegah ambulans dan kru pertahanan sipil untuk menjangkau mereka.

Sementara itu, para pejabat Israel menyatakan kekhawatiran bahwa operasi darat yang berpotensi dilancarkan di Rafah, Gaza, dapat mendorong tindakan hukum internasional terhadap Israel

Radio publik Israel Kan melaporkan bahwa Israel sedang bersiap menghadapi ancaman lain dari Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) di Den Haag, dengan kekhawatiran bahwa surat perintah penangkapan untuk para pejabat senior Israel akan dikeluarkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyetujui rencana operasi darat di Rafah, namun belum mengizinkan tentara untuk bergerak, menurut media Israel.

Selain itu, radio Kan melaporkan bahwa Israel diperkirakan akan “segera” mulai mengevakuasi warga sipil dari Rafah sebelum pelaksanaan rencana serangan ke kota paling selatan di Gaza itu, menyusul pertemuan kabinet perang Israel pada Kamis (25/4).

Menurut laporan tersebut, Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF), Herzi Halevi, mempresentasikan rencana serangan di hadapan para anggota kabinet masa perang dan mengatakan bahwa pasukan darat siap untuk bergerak begitu perintah diberikan.

Rafah telah menjadi tempat perlindungan terakhir bagi lebih dari 1,4 juta warga Palestina setelah mereka mengungsi dari wilayah utara dan tengah Jalur Gaza akibat perang yang masih berlangsung antara Hamas dan Israel selama lebih dari enam bulan.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Dunia

“Vigilant Ace”: Latihan Militer AS-Korea Selatan

Pyongyang, Teritorial.com – Senin (4/12/2017) akan menjadi hari pertama untuk latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) – Korea Selatan dengan melibatkan
Dunia

Respon “Abu-abu” AS terhadap Inisiasi Indonesia dalam Kerja Sama Intelijen “Our Eyes”

Jakarta, Teritorial.com – Segala bentuk kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme tidak akan dapat dilakukan secara optimal apabila tidak