Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Bangun 400 Km LRT Butuh 405 Triliun Rupiah - Teritorial.Com
Ekonomi

Bangun 400 Km LRT Butuh 405 Triliun Rupiah

Jakarta, Teritorial.com – Belum rampung proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, kini dana sebesar Rp 405 triliun diperkirakan menjadi jumlah yang dibutuhkan oleh PT Ratu Prabu yang berniat membangun moda transportasi kereta ringan atau light rail transit (LRT) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Nilai investasi yang sangat besar tersebut diperkirakan bisa membangun sekitar 400 km jalur LRT di sejumlah wilayah Jakarta dan kota penyangga sekitarnya. Dengan dana sebesar Rp 405 triliun tersebut, ternyata banyak infrastruktur lain yang bisa dibangun. Salah satunya adalah kereta cepat.

Jika dibandingkan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km membutuhkan investasi sebesar US$ 5,99 miliar atau sekitar Rp 80 triliun, maka biaya pembangunan kereta cepat adalah sebesar Rp 563,38 miliar/km. Mengacu perhitungan tersebut, maka dana investasi LRT Ratu Prabu yang sebesar Rp 405 bisa dimanfaatkan untuk membangun sekitar 710 km lintasan kereta cepat.

Panjang 700 km tersebut bisa disetarakan dengan panjang lintasan kereta cepat mampu menembuh Jawa Timur atau Jakarta-Kediri yang punya jarak aktual sekitar 702 km. Panjang lintasan kereta cepat yang bisa dibangun dengan dana Rp 405 triliun pun hampir mendekati panjang proyek tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya atau bahkan Merak-Banyuwangi yang jaraknya sekitar 1.000 km.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) B. Bur Maras menyambangi Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/1/2018), dan bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rencananya membangun LRT dengan panjang lebih dari 400 kilometer (km) yang terbagi ke tiga fase. Bur Maras menjelaskan, kebutuhan investasi untuk pembangunan LRT sepanjang 400 km sekitar Rp 405 triliun. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait