Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
BPK: Ada Indikasi Kecurangan di Kasus Jiwasraya dan Asabri - Teritorial.Com
Ekonomi

BPK: Ada Indikasi Kecurangan di Kasus Jiwasraya dan Asabri

Jakarta, Teritorial.Com – Hasil audit sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut adanya indikasi kecurangan atau fraud dalam kasus dua BUMN yaitu PT Asabri dan Jiwasraya.

“Asabri dan Jiwasraya posisinya masih dalam proses pemeriksaan, kami sudah mendapatkan 60 persen data-data yang berkaitan dengan hal-hal yang kita identifikasikan sebagai fraud di Jiwasraya dan Asabri,” jelas Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Senin (3/2), seperti dilansir CNNIndonesia.

Kendati demikian, Agung tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai indikasi tersebut dan belum mau menjelaskan potensi kerugian negara yang mungkin ditimbulkan dari kecurangan-kecurangan tersebut.

Hasil audit lengkap dan juga potensi kerugian atas kecurangan yang terjadi di Asabri dan Jiwasraya dijadwalkan untuk diumumkan ke publik pada akhir Februari mendatang.

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto mengatakan bahan audit BPK akan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di dua BUMN tersebut.

Selain itu, Dito menyebut Panitia Kerja (Panja) Komisi XI DPR RI telah mencapai kesepakatan dengan BPK untuk mengembalikan hak 5,5 juta nasabah Jiwasraya termasuk 17 ribu yang berinvestasi di produk JS Saving Plan.

Dito berharap langkah tersebut dapat dijalankan dan pihaknya sudah meminta Menteri BUMN Erick Thohit untuk menyelesaikan kasus Jiwasraya secara maksimal dalam kurun waktu tiga tahun. Terkait masalah hukum, pihaknya sudha menyerahkan hal itu kepada penegak hukum.

Yuli Ari Sulistyani

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait