Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Cadangan Devisa Sisah 128,06 Miliar USD, Cegah Rupiah Ambruk - Teritorial.Com
Ekonomi

Cadangan Devisa Sisah 128,06 Miliar USD, Cegah Rupiah Ambruk

Jakarta, Teritorial.com – Dolar Amerika yang terus meroket nampaknya telah menjadi tantangan besar bagi Rupiah diawal tahun ini membuat pemerintahan Jokowi bekerja extra mengandalkan seluruh kekuatan yang tersisah untuk menutupi kelemahan rupiah. Jika ini terus berlanjut Intervensi untuk sementara waktu menyelamatkan Rupiah.

Atas hal tersebut Bank Indonesia (BI) mengaku siap kembali melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah, meski hal itu membuat cadangan devisa RI makin tergerus. Tercatat mata uang Garuda telah terdepresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga 1,5% (year-to-date). Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi mengungkapkan, pihaknya akan terus menyiapkan besaran cadangan devisa yang tercatat saat ini mencapai USD128,06 miliar untuk intervensi pelemahan rupiah.

Solah tidak ada cara lain, keterpurukan ekonomi Indonesia akibat Dolar Amerika yang terus melabung tinggi. “Berapa yang disediakan, kita sebanyak mungkin untuk intervensi rupiah. Sebanyak cadangan devisa itu. Jadi cadangan devisa memang dibutuhkan untuk itu (intervensi rupiah),” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Dari keterangan yang berhasil didapat Sejauh ini Intervensi yang dilakukan BI untuk menjaga nilai tukar rupiah, tercermin dari total cadangan devisa yang menurun USD3,92 miliar menjadi USD128,06 miliar di Februari 2018. “Seperti asuransi saja. Kita akan mengisi kembali cadangan devisa ketika sudah tak intervensi lagi,” imbuh dia.

Menurutnya, penurunan cadangan devisa di bulan Februari 2018 terjadi karena banyak terpakai untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah. Selain itu, penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi menurunnya penempatan valas perbankan di BI. “Ini adalah komitmen BI untuk menjaga nilai tukar rupiah kita. Sebanyak mungkin yang dibutuhkan untuk intervensi rupiah,” tandasnya.

Sebelumnya, cadangan devisa tercatat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah selama dua bulan berturut-turut, yaitu Desember 2017 dan Januari 2018. Adapun pada akhir Januari 2018, cadangan devisa berada di angka USD131,98 miliar. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait