Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Hore ! Pemerintah Keluarkan PP Untuk Ringankan Pajak Pelaku UMKM - Teritorial.Com
Ekonomi

Hore ! Pemerintah Keluarkan PP Untuk Ringankan Pajak Pelaku UMKM

Surabaya, Teritorial.Com – Untuk meringankan beban pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Pajak Penghasilan PPH Final 0,5.Keputusan diatur Peraturan Pemerintah (PP) nomor 23 tahun 2018 yang merupakan revisi dari PP 46 tahun 2013 yang berisikan PPh pelaku UMKM sebesar 1%.

Menurut Jokowi kebijakan memangkas PPh final bagi UMKM diambil setelah menerima keluhan dari pelaku UMKM yang keberatan PPh final 1%.

“Waktu ke kampung dan ke kawasan industri kecil, mereka bilang 1% itu terlalu berat. Saya tanya berapa mampunya? Mereka bilang sekitar 0,25% sampai 0,5% bisa. Berarti 0,5% mereka kuat, pikiran saya,” ujar Jokowi saat Peluncuran PPh Final 0,5% di Jatim Expo Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (22/6/2018).

Jokowi berharap kebijakan ini bisa meringankan para pelaku usaha dalam membayar pajak, sehingga mereka bisa mengembangkan bisnisnya. Selama beban pajak yang ditanggung pelaku UMKM lebih kecil, uang tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan usaha hingga melakukan investasi.

“Tujuannya agar usaha mikro ini bisa tumbuh melompat menjadi usaha kecil, usaha kecil bisa jadi usaha menengah, usaha menengah bisa meloncat ke level atas menjadi usaha besar. Pemerintah menginginkan seperti itu,” tambahnya.

Jokowi berpesan kepada para pelaku usaha senantiasa melihat kondisi ekonomi global. Selain itu, Jokowi juga mengajak masyarakat bersyukur lantaran dalam kondisi ekonomi global yang masih belum stabil, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu meraih posisi yang cukup tinggi.

Hal ini merupakan prestasi yang cukup baik karena kondisi ekonomi di negara lain belum tentu bisa stabil seperti di Indonesia.

“Kita harus melihat kondisi kompetensi global, dan ekonomi global. Bandingkan dengan negara lain, kita patut bersyukur alhamdulillah. Kita sekarang pertumbuhan ekonomi kita berada di urutan tiga atau empat. Ini patut kita syukuri karena negara lain kelimpungan karena kondisi ekonomi global,” kata Jokowi.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait