Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Redam Penguatan Dolar Terhadap Rupiah, Pemerintah Lakukan Ini - Teritorial.Com
Ekonomi

Redam Penguatan Dolar Terhadap Rupiah, Pemerintah Lakukan Ini

Jakarta, Teritorial.Com – Menteri Koordinator Perekonkomian Darmin Nasution mengatakan bahsa pengendalian defisit neraca transaksi berjalan harus dilakukan pemerintah demi kestabilan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Darmin Nasution menyatakan langkah itu diambil guna menjaga fundamental ekonomi Indonesia.

“Persoalan yang kita hadapi saat ini impornya lebih cepat daripada ekspor. Masalah lainnya kita juga kesulitan mengundang investasi,” kata Darmin saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/9).

Dikatakan Darmin, hal itu tengah diimbangi oleh pemerintah lewat terobosan-terobosan program baik jangka pendek maupun panjang.

“Anda tahu neraca perdagangan itu ada neraca transaksi berjalan dan itu bisa diimbangi di dalam neraca moneter atau keuangan,” ungkapnya.

Menurut Darmin, pada semester I 2018, defisit neraca transaksi berjalan Indonesia mencapai 13,7 miliar dolar AS. Salah satu penyebab defisit transaksi berjalan adalah pertumbuhan impor yang mencapai 24,5 persen, yang jauh lebih tinggi dibandingkan ekspor yang hanya 11,4 persen.

“Solusinya kita lakukan sejumlah kebijakan seperti mendorong pariwisata baru, implementasi penggunaan B20 serta melakukan tinjauan PPh terhadap barang konsumsi impor,” pungkasnya

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait