Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Usai Ditjen Pajak dan Bea Cukai, Giliran PLN Tiarap Minta Pegawai Tidak Pamer Harta - Teritorial.Com
Ekonomi

Usai Ditjen Pajak dan Bea Cukai, Giliran PLN Tiarap Minta Pegawai Tidak Pamer Harta

Jakarta, Teritorial.com – Perusahaan Listrik Negera (PLN) gerah dengan diauditnya harta kekayaan sejumlah pejabat pajak dan bea cukai.

Melalui surat bernomor 12743/SDM.12.06/F01000000/2023, seluruh karyawan PLN diminta untuk tidak pamer harta kekayaan.

Dalam point 3 surat itu dikatakan, pegawai PLN diimbau untuk tidak mengekspose gaya hidup mewah dan barang berharga di medsos.

Sejak pertama diunggah di Twitter #99 @PartaiSocmed, netizen pun gatal mengomentari fenomena di perusahaan pelat merah itu.

“Giliran PLN yang tiarap,” katanya, dikutip Jumat (10/3/2023).

Lebih lanjut, dalam surat itu ditekankan, akibat dari pamer gaya hidup mewah dan barang berharga itu jadi tanggung jawab pribadi.

Di antara netizen yang gatel mengomentari ada akun Mas Banyu @AlasBanjaran. Menurutnya, point 3 sangat menarik dicermati.

Surat Imbauan PLN terkait pamer harta kekayaan

“Tertarik dengan poin ke 3, tidak mengexpose gaya hidup mewah dan/atau kepemilikan barang mewah ke media sosial,” jelasnya.

Dalam point itu, dia menerjemahkan secara bebas, banyak pegawai PLN yang memiliki barang mewah diminta untuk menahan diri.

“Berarti barang mewahnya punya yah?,” sambungnya.

Beda lagi dengan Zhuge Liang @FikritheAdvisor. Menurutnya gaya hidup hedon tidak dilarang. Buktinya, banyak artis yang hedon.

“Heran deh. Yang nglarang hedon juga sapa… Raffi Ahmad dan artis lain banyak banget kok pamer harta, dan ga ada ngehujat,” jelasnya.

Menurutnya, gaya hedon para pejabat, selama berasal dari harta dan jerih payah sendiri, serta bukan korupsi, bukan menjadi persoalan.

“Kalau pejabat PNS BUMN pamer harta pake asli uang dari pure gaji mereka atau usaha lain, asal bener-bener halal gak papa,” tukasnya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Ekonomi

Kisah Si Radja Cendol di Sequis Talk

Jakarta, Teritorial.com –  Berawal dari sebuah gerobak cendol sederhana terbuat dari kayu, Danu Sofwan mengawali bisnisnya dengan berjualan cendol yang
Ekonomi

Lonjakan Harga Tinggi, Bitcoin Dilarang BI

 Jakarta,  Teritorial.com – Memasuki era dimana hampir semuanya dapat  didigitalisasikan, Bitcoin menjadi salah satunya fenomena yang sedang marak diperbincangkan, terkait