Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Menhan RI: Santri Garda Terdepan Bela Negara Sebagai Nilai Kebangsaan - Teritorial.Com
Hankam

Menhan RI: Santri Garda Terdepan Bela Negara Sebagai Nilai Kebangsaan

Ciamis, Teritorial.Com – Kunjungan ke daerah, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mendatangi Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Jumat (24/8). Pondok pesantren ini diasuh oleh KH Nonop Hanafi, penggerak aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta saat Aksi 212.

Ryamizard menyambangi salah satu pesantren terbesar di Ciamis itu dalam rangka sosialisasi nilai kebangsaan dan bela negara. Di sana, ia menyerukan agar masyarakat menghindari perpecahan dan disintegrasi antarumat beragama.

Ryamizard menganggap tidak sepatutnya orang yang beragama menyalahkan dan membuat klaim kebenaran sekaligus memaksakan kehendak kepada orang lain memeluk agama yang dianutnya. “Ciptakanlah kerukunan dalam beragama karena bagimu agamamu, bagiku agamaku, dan bagi kita agama kita,” katanya.

Santri Ponpes Miftahul Huda 2 bergerak menuju Masjid Agung Ciamis, Jawa Barat, Senin (28/11/2016). Mereka akan menggelar aksi jalan kaki akibat tak adanya pengelola bus yang mengantarkan ke Jakarta guna mengikuti Aksi Bela Islam 2 Desember 2016.

Secara khusus, Ryamizard mengapresasi Aksi 212 di Jakarta pada 2016. Menurutnya, aksi tersebut mampu menunjukan citra Islam sebagai agama yang damai. Ia pun kagum ketika peserta aksi ikut menjaga lingkungan.

Ryamizard mengatakan, dia melihat secara langsung di lapangan bagaimana umat Muslim bersinergi guna menjaga keamanan saat Aksi 212. Kebersihan lingkungan juga terpelihara dengan tidak adanya satupun tanaman yang rusak serta sampah yang dibuang pada tempatnya. “Di sinilah letak nilai-nilai Islam yang sesungguhnya, yakni membawa kedamaian dan berkah bagi alam semesta,” ujarnya.

Menhan juga berpesan agar Muslim tak mudah terpancing oleh kelompok manapun yang berniat merusak persatuan bangsa. Ia mengingatkan persatuan ialah modal dasar kemajuan bangsa. “Jangan mau terpancing oleh orang-orang atau golongan dimana pun dia berada yang tidak menguntungkan persatuan dan kesatuan bangsa dan itu adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi kalau mau menjadi unggul,” ucapnya.

Menhan juga menyoroti mengenai kasus terorisme yang menjadi salah satu ancaman bangsa. Ia meminta semua lapisan bangsa mengecam aksi terorisme karena bertentangan dengan nilai Islam. “Dosa terbesar manusia yang tidak akan pernah diampuni oleh Allah adalah perbuatan bunuh diri. Apalagi sudah bunuh diri kemudian membunuh orang lain,” tuturnya.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima