Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
850 Prajurit TNI yang Akan Bergabung ke UNIFIL Menjalani Pembekalan Materi - Teritorial.Com
Hankam

850 Prajurit TNI yang Akan Bergabung ke UNIFIL Menjalani Pembekalan Materi

Lebanon, Teritorial.Com – Persiapan pemberangkatan Satgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL pada bulan Desember 2018 mendatang, Komandan Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P. memberikan pembekalan kepada 850 Prajurit TNI yang akan melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers pada misi perdamaian dunia Lebanon dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto yang saat ini tengah memasuk massa cuti dari tugas menyempatkan diri untuk memberikan pembekalan kepada 850 Prajurit TNI Satgas Indobatt Konga XXIII-M/UNIFIL, yang akan menggantikan Satgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL pada bulan Desember 2018 mendatang. di Aula PMPP TNI Sentul-Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/8/2018).

Letkol Inf Arfan berpesan bahwa setiap penugasan operasi dimanapun, situasinya tidak akan pernah sama walaupun para prajurit sudah pernah melaksanakan operasi-operasi sebelumnya. “Untuk itu, laksanakanlah PDT dengan sebaik-baiknya dan pahami setiap materi yang disampaikan oleh instruktur. Semua materi yang disampaikan, sangat bermanfaat dalam aplikasinya didaerah misi penugasan,” ujarnya.

Selanjutnya Letkol Inf Arfan menyampaikan bahwa para peacekeepers yang akan melaksanakan tugas misi perdamaian PBB, harus mengetahui dan menyesuaikan diri situasi dan kondisi secara umum termasuk adat dan budaya di Lebanon. Disisi lain, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL mengatakan bahwa selama penugasan di Lebanon, para peacekeepers juga akan melaksanakan program Cimic (Civil Military Coordination) seperti kesehatan, pengobatan dan kegiatan sosial lainnya termasuk menampilkan berbagai kesenian dan budaya Indonesia.

Mengakhiri pembekalannya, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto berpesan agar selalu menjaga kekompakan dan mempedomani standar aturan yang telah ditetapkan UN (United Nations) dalam hal ini UNIFIL. “Misi kita tidak hanya membawa nama TNI tetapi secara umum membawa nama baik bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-M/UNIFIL Mayor Inf Arfa Yudha Prasetya mengucapkan banyak terima kasih atas pembekalan yang disampaikan Letkol Inf Arfan mengenai gambaran penugasan di Lebanon. “Terimakasih Dansatgas Indobatt XXIII-L/UNIFIL yang telah meluangkan waktunya secara khusus untuk memberikan pembekalan, sehingga kami mendapatkan bayangan apa yang akan diperbuat nantinya,” pungkasnya.

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima