Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
95 Orang Jadi Korban Pembunuhan Diluar Hukum, Pak Wiranto Masih Ogah Bicara - Teritorial.Com
Hankam

95 Orang Jadi Korban Pembunuhan Diluar Hukum, Pak Wiranto Masih Ogah Bicara

Jakarta, Teritorial.Com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto belum mau menanggapi laporan dari Amnesty International yang menyebut ada 95 orang di Papua yang menjadi korban pembunuhan di luar proses hukum.

“Nanti kita inventarisir lah ya. Itu kan (laporan) dari sepihak di sana (Amnesty Internasional),” ujar Wiranto ditulis, Selasa, (3/7/2018).

Wiranto sekaligus mempertanyakan perihal penyebab pembunuhan 95 orang terseb

“siapa-siapa itu, bagaimana, apakah (dibunuh) dalam rangka operasi atau apa. Jangan gegabah, satu-satu harus dilihat,” ujar Wiranto.

Diberitakan, Amnesty International merilis laporan mengenai pembunuhan di luar proses hukum di Papua dan Papua Barat selama periode Januari 2010 hingga Februari 2018.

Laporan tersebut menyebutkan, ada 69 kasus dengan jumlah korban mencapai 95 orang. Lalu, siapa pelaku pembunuhan di luar hukum tersebut?

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyatakan, pelakunya adalah aparat keamanan.

“Di wilayah ini, pasukan keamanan membunuh wanita, pria, dan anak-anak selama bertahun-tahun, tanpa kemungkinan untuk dimintai pertanggungjawaban dalam mekanisme hukum yang independen,” kata Usman dalam konferensi pers di Jakarta, Senin siang

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima