Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Dandim Tenggarong Harumkan Kodam VI Mulawarman - Teritorial.Com
Hankam

Dandim Tenggarong Harumkan Kodam VI Mulawarman

TENGGARONG, Teritorial.com – Komandan Kodim (Dandim) 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling terus menorehkan prestasi, tak tanggung-tanggung pria yang pernah menjabat Komandan Satuan Intel Kopassus itu berhasil meraih juara 1 lomba karya tulis Teritorial Angkatan Darat Tahun 2020.

Penghargaan tersebut Ia terima secara langsung pada Apel Danrem-Dandim TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang diserahkan langsung oleh Kepada Staf AD (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Jakarta, Kamis (12/11) kemarin.

Secara umum penilaian itu diiukuti seluruh Perwira TNI AD, dengan melalui proses awal terlebih dahulu, yaitu seleksi tingkat Kotama yakni Korem-Kodam dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus).

Kemudian dilanjutkan ke tingkat pusat di Mapusterad dengan proses pemaparan dihadapan Komandan Pusterad. Artinya penghargaan itu diraih melalui proses panjang dengan penilaian ketat, tak hanya mengarumkan nama satuan Kodam VI Mulawrman saja namun bagi Kutai Kartanegara (Kukar).

Apalagi bertepan dengan momen Hari Pahlawan Nasional seakan menjadi kado tersendiri.

Charles Alling mengungkapkan dalam karya tulis berjudul Pandemi Covid 19 dan Virus Misinformasi Optimalisasi Kodim 0906 Tenggarong Untuk Menjaga Stabilitas Wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ia mengembangkan kajian terkait Pandemi Covid 19 mengkombinasikan pendekatan empirik dan akademik.

Diantaranya melakukan terobosan khususnya dalam masa Pandemi ini, sebut saja Pembuatan Box Sterilitator yang sempat viral dan telah mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Lalu aksi Babinsa mengajar didaerah terisolir, belum lagi pengembangan handsanitizer herbal berbahan dasar daun sirih oleh anggota Persit KCK Kodim Tenggarong.

Ditambah upaya masif dalam pencegahan dan pendisiplinan protokol kesehatan Covid 19 diwilayah Kutai Kartanegara, dimana Dandim juga sebagai Koordinator Utama pada operasi terpadu itu.

Itu berarti, Dandim berserta jajarannya mampu menyentuh disegala sektor, kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi.

“Hal ini memberikan keunggulan produk yang kita kembangkan, sehingga diharapkan mampu menjadikan basis pengembangan langkah-langkah mitigasi yang efektif, tepat dan terukur” terang Alling.

Alling menyebut, penghargaan itu sebagai motivasi baik kepada prajurit TNI maupun masyarakat luas.

“Proses yang jalani dilapangan itulah bagian terpenting, penghargaan ini menjadi motivasi kita untuk terus berkarya dan berbuat untuk kemajuan bersama” tutur penulis buku Langit Biru diatas Naqoura.

Ridwan Pribadi

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima