Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Jadi Panglima Pertama Terima Brevet dari Paspampres - Teritorial.Com
Hankam

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Jadi Panglima Pertama Terima Brevet dari Paspampres

Jakarta, Teritorial.com – Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Panglima TNI pertama pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menerima Brevet Kehormatan Setia Waspada dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Upacara pembaretan dan penyematan brevet kehormatan tersebut dilakukan oleh Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Rafael Granada Baay dalam upacara di Markas Komando Paspampres, Jakarta, Senin (7/8/2023).

“Ini merupakan kegiatan yang pertama kali kita laksanakan, dan tentunya menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi saya diberi baret dan brevet ini. Tentunya menjadi tanggung jawab saya bahwa Paspampres adalah satuan atau balakpus (badan pelaksana pusat) di bawahnya Panglima TNI,” kata Panglima TNI saat jumpa pers selepas upacara di Jakarta.

Upacara pembaretan dan penyematan brevet kehormatan untuk Panglima TNI diawali dengan simulasi dan unjuk kemampuan dari para anggota Paspampres. Beberapa simulasi yang diperlihatkan kepada Panglima TNI, di antaranya simulasi menjinakkan bom, simulasi evakuasi Presiden dan Ibu Negara, simulasi pengamanan VVIP saat ada demonstrasi dan penyerangan.

Kemudian, ada juga seni bela diri yang ditampilkan para anggota Paspampres, mengingat mereka dikenal sebagai “tameng” atau “perisai hidup” untuk Presiden RI, Wakil Presiden RI, dan Ibu Negara.

Selain itu, dalam rangkaian acara yang sama sebanyak 60 anggota Paspampres juga menampilkan berbagai seni bela diri, antara lain karate, judo, aikido, merpati putih, dan Pencak Silat WS Pamungkas yang merupakan bela diri tradisional Indonesia.

Beberapa anggota juga memperlihatkan kemampuan itu dipergunakan untuk membela diri dan menundukkan lawan.

Terakhir, beberapa anggota Paspampres memperlihatkan kemampuan olah tubuh mereka dengan memecahkan susunan genting, bata ringan, beton, balok es batu, dan besi panas.

“Tadi kita lihat bersama, mereka sangat profesional di bidangnya,” kata Laksamana Yudo.

Oleh karena itu, Yudo, saat ditemui selepas upacara, menyampaikan ia berencana meremajakan beberapa alutsista di Paspampres, karena usianya ada yang sudah tua, dan memodernisasi struktur organisasi Pasukan Pengamanan Presiden sehingga mereka dapat bekerja lebih optimal.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima