Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Pati Polisi Jadi PLT Gubernur, Menhan RI : “Enggak Usahlah Kayak Dulu” - Teritorial.Com
Hankam

Pati Polisi Jadi PLT Gubernur, Menhan RI : “Enggak Usahlah Kayak Dulu”

Jakarta, Teritorial.com – Menanggapi isu pelibatan Perwira aktif baik TNI-Polri untuk menjabat sebagai pelaksanaan tugas (plt) Gubernur seperti dua jenderal polisi yang bakal ditunjuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelang Pilkada 2018. Menteri Pertahanan Ryamirzard Ryacudu mengaku keberatan.

Menhan yang juga merupakan pensiunan Jenderal TNI menekankan bahwa kondisi sudah berubah TNI-Polri sudah melakukan reformasi profesionalisme sebagai garda terdepan mengawal keutuhan dan persatuan NKRI yang terbebas dari kepentingan politik praktis. “Kalau bisa enggak usah lah, kayak dulu,” ucap dia sebelum rapat evaluasi di DPR RI, Senin, 29 Januari 2018.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunjuk dua perwira tinggi Polri untuk mengisi dua jabatan pelaksana tugas gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Menurutnya penunjukkan tersebut ada dasar hukumnya.

Dua jenderal aktif Polri yakni Asops (asisten operasi) Kapolri Inspektur Jenderal Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat dan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin sebagai penjabat Gubernur Sumatera Utara.

Tjahjo Kumolo berpegangan pada undang-undang 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Di mana untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur, diangkat Penjabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi atau madya. Kemudian, dia juga menacu pada peraturan menteri nomor 1 tahun 2018 tentang Cuti Di luar Tanggungan Negara.

Adapun Ryamizard mengatakan netralitas TNI tidak perlu diragukan lagi. Ryamizard menuturkan dia tidak suka dengan hal-hal yang menjurus keberpihakan TNI dalam politik. “Dikawal saja, jangan macam-macam, saya dari dulu adil,” tutur Ryamizard. (SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima