Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Prabowo Subianto Hadiri Upacara Peringatan HUT Kopassus di Cijantung - Teritorial.Com
Hankam

Prabowo Subianto Hadiri Upacara Peringatan HUT Kopassus di Cijantung

Jakarta, Teritorial.com – Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2024).

Prabowo tampak mengenakan jas abu-abu dan kemeja putih, serta memakai baret merah sebagai tanda keanggotaannya dalam keluarga besar Kopassus.

Kedatangan Prabowo ke lapangan upacara turut didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Prabowo sempat berinteraksi dengan beberapa awak media yang hadir, meski tidak memberikan pernyataan resmi.

Setelah itu, Prabowo dan para petinggi TNI bergabung dengan tamu undangan VIP untuk mengikuti upacara perayaan HUT Kopassus.

Untuk diketahui Kopassus lahir pada 16 April 1952, sebagai hasil dari peristiwa pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok Republik Maluku Selatan (RMS) pada tahun 1950. Pasukan yang dipimpin oleh Panglima Teritorium III Kolonel A.E. Kawilarang berhasil menumpas pemberontakan tersebut, meskipun dengan biaya korban yang besar.

Kejadian ini menyadarkan TNI akan pentingnya strategi perang, taktik, dan keterampilan individu yang tinggi untuk melancarkan serangan yang efektif dan efisien.

Inilah yang menginspirasi Letkol Slamet Riyadi untuk membentuk pasukan khusus dengan keahlian taktik perang yang tinggi dan personel yang unggul.

Gagasan tersebut disambut baik oleh Kolonel AE Kawilarang, sehingga pada 16 April 1952, terbentuklah Kesatuan Komando Teritorium III yang menjadi cikal bakal Kopassus.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Hankam

Kapolri Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Kepolisian

Jakarta,Teritorial.com- Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di Sekolah Tinggi
Hankam

Menhan akan segera laporkan permintaan maaf AS kepada presiden

Jakarta territorial.com-Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan segera melaporkan permintaan maaf Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis, terkait insiden ditolaknya Panglima