Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Mukmin Tak Pernah Merasa Kenyang Kebaikan - Teritorial.Com
Healing

Mukmin Tak Pernah Merasa Kenyang Kebaikan

Jakarta, Teritorial.com – Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda: “Seorang mukmin tidak akan merasa kenyang dari kebaikan hingga tujuan akhirnya adalah surga.” (HR. Tirmidzi).

Pernyataan bahwa seorang mukmin “tidak akan merasa kenyang dari kebaikan” menunjukkan betapa besar hasrat seorang mukmin untuk selalu berbuat baik.

Kebaikan yang dimaksud mencakup segala bentuk amal yang mendekatkan diri kepada Allah, termasuk ibadah, belajar ilmu agama, membantu sesama, dan melakukan berbagai kebajikan lainnya.

Mukmin sejati terus berusaha dan tidak pernah puas dengan amal kebaikan yang telah dilakukan hingga akhirnya mencapai surga.

Kebaikan yang tidak pernah membuat mukmin kenyang ini adalah segala sesuatu yang membawa dirinya lebih dekat kepada Allah. Dalam sebuah atsar disebutkan: “Ada dua orang yang tidak pernah merasa kenyang dan tidak pernah setara: pencari ilmu dan pencari dunia.”

Ini menunjukkan bahwa baik ilmu agama maupun amal kebaikan lainnya adalah hal-hal yang selalu dicari oleh seorang mukmin. Semakin banyak ilmu yang dipelajari dan amal yang dilakukan, semakin dekatlah ia kepada Allah.

Kebaikan yang dilakukan oleh seorang mukmin tidak hanya membawa manfaat di dunia, tetapi juga merupakan bekal untuk kehidupan akhirat. Dalam Islam, setiap kebaikan dihitung sebagai pahala yang akan memperberat timbangan amal baik seseorang di hari kiamat. Firman Allah dalam Al-Quran: “Barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. Az-Zalzalah: 7).

Seorang mukmin selalu berusaha untuk meningkatkan amal kebaikannya. Ia tidak pernah merasa cukup atau puas dengan apa yang telah dilakukannya, melainkan selalu berusaha untuk berbuat lebih baik. Semangat inilah yang membuat seorang mukmin terus berusaha untuk mencapai ridha Allah dan surga-Nya. (Sumber: Kitab Tathriiz Riyaadh ash-Shaalihin)

Hadits tentang mukmin yang tidak pernah merasa kenyang dari kebaikan adalah pengingat bagi kita semua tentang pentingnya terus-menerus berusaha dalam berbuat kebaikan.

Seorang mukmin sejati selalu mencari cara untuk meningkatkan amal ibadah dan kebaikannya, demi mendekatkan diri kepada Allah dan meraih surga-Nya.

Olivia Astari

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Healing

Dikukuhkan Sebagai ‘Ibu Raksa Tri Anggana Tantri’, Ini Pesan Istri Panglima

Jakarta, Teritorial.Com – Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu
Healing

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang ‘Jatuh’ karena Lisan

Jakarta, Teritorial.com – Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema ‘Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat’ saat salat Idul Fitri 2018 di