Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Nanjak 1.300 mdpl, Pendaki Kunjungi Kampung di Atas Awan Lolai - Teritorial.Com
Healing

Nanjak 1.300 mdpl, Pendaki Kunjungi Kampung di Atas Awan Lolai

Toraja, Teritorial.Com – Pemandangan lautan awan biasanya bisa kita lihat di puncak gunung dengan ketinggian di atas 2000 mdpl. Namun di Toraja, tak perlu mendaki gunung jika ingin melihat pemandangan lautan awan karena kamu bisa berkunjung ke Lolai. Lolai adalah sebuah kampung di Kalapapitu Tana Toraja, Makassar yang berada di atas ketinggial 1.300 mdpl.

Lolai berada sekitar 20km dari Rantepao, ibu kota Toraja. Jalanan menuju Lolai adalah jalanan menanjak yang sempit dan terjal namun dengan pemandangan sawah dan pepohonan bambu yang menakjubkan. Tidak susah untuk sampai ke Lolai, karena fasilitas google map bisa mendeketksi keberadaan Lolai dan jalanan yang tidak bercabang. Biaya masuk kawasan Lolai sebesar Rp. 15.000, dan sudah termasuk biaya parkir.

Terdapat dua opsi untuk menikmati matahari terbit dan gumpalan awan di Lolai, menginap di Lolai atau datang pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit. Jika ingin datang sebelum matahari terbit, biasanya para pengunjung sudah mulai memadati Lolai pada jam 03.00 pagi. Terdapat dua pilihan bagi pengunjung yang ingin menginap di Lolai, menginap di Tongkongan (rumah adat Toraja) atau menginap di tenda.

Karena tidak terdapat hotel atau home stay di Lolai. Biaya menginap di Tongkongan atau meminjam tenda berkisar Rp. 100.000-Rp. 300.000. Atau pengunjung juga bisa membawa tenda sendiri, dan membangun tenda di tempat yang sudah disediakan. Di kawasan wisata Lolai juga terdapat warung yang berjejer, untuk memudahkan pengunjung ketika ingin membeli minuman atau makanan. Fasilitas kamar mandi juga ada dan banyak serta terjaga kebersihannya. Sejak pukul 03.00 pagi kawasan Lolai sudah ramai didatangi oleh pengunjung yang ingin melihat matahari terbit serta lautan awan, dan biasanya jam 4 pengunjung sudah membludak.

Jika ingin ke Lolai sebaiknya sesuaikan dengan musim, jangan datang di musim penghujan. Karena biasanya kalau musim hujan matahari akan tersembunyi di balik awan, dan matahari terbit tidak akan terlihat. Waktu terbaik untuk melihat lautan awan adalah pukul 07.00 pagi. Biasanya jam 06.00 kawasan Lolai sudah sepi karena pengunjung yang sudah meninggalkan lokasi.

Berada tepat di tenda Lolai, setiap jam 07.00 pendaki akan disuguhkan dengan  pemandangan lautan awan yang menakjubkan di sejauh mata memandang. Untuk menikmati suasana Lolai, para pendaki dianjurkanmenginap di Tongkongan atau menginap di tenda. Adapun jaket hangat sangat dianjurkan bagi pendaki untuk bisa bertahan dari suhu di Lolai yang sangat dingin, bisa hingga 16 derajat celcius.

Rakhairiyah

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Healing

Dikukuhkan Sebagai ‘Ibu Raksa Tri Anggana Tantri’, Ini Pesan Istri Panglima

Jakarta, Teritorial.Com – Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu
Healing

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang ‘Jatuh’ karena Lisan

Jakarta, Teritorial.com – Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema ‘Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat’ saat salat Idul Fitri 2018 di