Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Peringati HUT ke 73, TNI Buat Rekor Muri Membatik dengan Canting - Teritorial.Com
Healing

Peringati HUT ke 73, TNI Buat Rekor Muri Membatik dengan Canting

Jakarta, Teritorial.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memecahkan rekor Muri membatik dengan canting. Kegiatan ini untuk memperingati HUT ke-73 TNI sekaligus Hari Batik Nasional.

Acara tersebut dilaksanakan di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/10/2018). Pemecahan rekor membatik dengan canting tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta

Acara tersebut juga dihadiri istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Tri Suswati, hingga artis Cinta Laura. Mereka tampak serius membatik dengan canting.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama sang istri, Nanny Hadi Tjahjanto. Hadi mengatakan kegiatan membatik dengan canting tersebut merupakan upaya melestarikan budaya Indonesia

Membatik dengan canting ini sebagai wujud kecintaan melestarikan batik,” kata Hadi dalam sambutannya,ditulis Kamis, (4/8/2018).

 

Dia menjelaskan batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diturunkan sejak ratusan tahun yang lalu. Hadi menambahkan batik tulis sendiri telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.

UNESCO akui batik tulis sebagai budaya asal Indonesia meski ada batik cetak, batik tulis, ada tempat sendiri. Pagi ini kita bangga dengan membatik dengan canting,” ujarnya.

Hadi mengatakan dirinya senang mengenakan batik. Dia menyebut batik yang digunakan adalah batik tentara. “Saat ini saya gunakan batik, batik tentara. Keunikan dan kekhasan yang harus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, di Plaza Mabes TNI terlihat ribuan ibu-ibu telah duduk rapi. Mereka tampak membawa kain dan canting. Ibu-ibu itu tampak luwes membatik dengan canting.

Rosito Elviana

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Healing

Dikukuhkan Sebagai ‘Ibu Raksa Tri Anggana Tantri’, Ini Pesan Istri Panglima

Jakarta, Teritorial.Com – Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu
Healing

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang ‘Jatuh’ karena Lisan

Jakarta, Teritorial.com – Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema ‘Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat’ saat salat Idul Fitri 2018 di