Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the benqu-extension domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-stats-manager domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /DATA/k3596128/public_html/tertorial_v2/wp-includes/functions.php on line 6121
Markas Indobat Didemo Aliansi Masyarakat Anti-Pasukan Perdamaian PBB - Teritorial.Com
Internasional

Markas Indobat Didemo Aliansi Masyarakat Anti-Pasukan Perdamaian PBB

Lebanon, Teritorial.com – Dirasa perlu dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya demonstrasi penduduk lokal Lebanon kepada pasukan perdamaian PBB, melakukan simulasi Skenario Latihan CRC Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil yang dirancang oleh Kasiops Satgas Kapten Inf FX Renoten.

Dalam rangka melatih kemampuan personel Indobatt khususnya dalam hal taktik dan teknis serta prosedur tetap yang harus dilaksanakan apabila menangani terjadinya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh penduduk lokal di sekitar Markas Indobatt Minggu (28/1/2018).

Dari surat Skenario simulasi dilakukan melalui aksi demo yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Anti Perdamaian di Lebanon Selatan, penduduk setempat turut serta membantu para pendemo untuk memaksa masuk menerobos penjagaan yang dijaga ketat oleh Pasukan Garuda Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil.

Dari siaran pers kepada teritorial.com (28/1/2018), para pendemo menuntut agar Pasukan Garuda Satgas Indobatt harus segera angkat kaki dari bumi Lebanon Selatan. Menurut mereka (para pendemo), tanpa kehadiran United Nations (UN) dalam hal ini Pasukan Garuda Indobatt, negara Lebanon aman-aman saja. Disamping itu, mereka juga menggelar spanduk yang bertuliskan “Negara kami selama ini baik-baik saja, kenapa pihak UN menempatkan tentara asing begitu banyak disini, kami tidak menghendaki kalian-kalian menguasai negara kami,”.

Dalam mekanisme penganannya, anggota jaga Serka Edi Susanto melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Jaga, dalam hal ini Kapten Inf Aceng Wahyudin dan laporan ini diteruskan ke Kapten Inf FX Renoten selaku Kasiops Indobatt. Selanjutnya, Kasiops segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P.. Setelah mendapat petunjuk dari Dansatgas, Kasiops segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi aksi para pendemo.

Selanjutnya, Kasiops Kapten Inf FX Renoten memerintahkan Lettu Inf Muhammad Dody selaku Komandan Pleton CRC (Crowded Riot Control) dari Kompi Delta berikut perlengkapannya untuk bergerak dan mengatasi kejadian unjuk rasa tersebut, dengan di backup Pleton BMR (Battalion Mobile Reserve) dan Tim Kesehatan.

Setelah melakukan negosiasi dan argumentasi yang sangat alot dengan diberikan pengertian kepada para pendemo terkait keberadaan dan tugas Pasukan Garuda sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB di Lebanon, akhirnya pimpinan maupun para pendemo mengerti serta mengakhiri aksinya, dan situasi dapat dikendalikan dengan baik.(SON)

Sony Iriawan

About Author

Baca Berita Lebih banyak

Internasional

Menteri pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat kembali bertemu

Jakarta teritorial.com – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, kembali bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan Amerikat Serikat, James Mattis, di akhir acara
Internasional

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal yang Targetkan Bandara

Jakarta territorial.com- Pasukan pertahanan Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan rudal yang diluncurkan dari wilayah konflik di Yaman, Sabtu (4/11/2017) malam